Kick Boxing Indonesia Bentuk Tim Grading

Randy Prasatya - Sport
Sabtu, 19 Des 2020 21:11 WIB
Tim Grading Kick Boxing akan bergerak meng-upgrade seluruh pelatih yang berada di kamp-kamp dan provinsi se-Indonesia.
Kick Boxing telah membentuk tim grading di Jakarta. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Potensi olahraga kick boxing di Indonesia cukup besar. Faktanya, Tim Kick Boxing Indonesia sudah menyumbangkan 2 perak dan 8 perunggu bagi Kontingen Indonesia di SEA Games Philipina Desember 2019 lalu. Padahal, mereka baru pertama kali terjun di kancah multievent Asia Tenggara setelah 5 bulan Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) pimpinan Ngatino dikukuhkan KONI Pusat 27 Juni 2019.

Di tengah pandemi Covid-19, PP KBI memang tidak menggelar event. Tetapi, sebanyak 13 anggota Sabuk Hitam Tingkat 4 Dan 4 Kick Boxing yang masuk dalam Tim Grading dikukuhkan di Hotel Atlet Century Jakarta, Sabtu (19/12/2020). Mereka nantinya bertugas menyosialisasikan standar kepelatihan dasar kick boxing dalam bentuk buku silabus dan video rekaman sesuai tingkatan dengan mengacu pada peraturan World Association of Kickboxing Organization (WAKO).

"Tim Grading Kick Boxing akan bergerak meng-upgrade seluruh pelatih yang berada di kamp-kamp dan provinsi se-Indonesia. Yang pasti silabus (materi pelajaran) kick boxing yang disajikan berciri khas Indonesia dengan tetap mengacu pada peraturan WAKO," kata Ngatino usai acara pengukuhan Tim Grading Sabuk Hitam 4 Dan 4 Kick Boxing di Jakarta, Sabtu (19/12/2020).

Sebagai langkah awal Tim Grading, jelas Ngatino, akan diaplikasikan melalui program penataran pelatih virtual Senin, 21 Desember 2020. Peningkatan kualitas pelatih ini juga berkaitan dengan padatnya kegiatan multievent yang akan dijalankan PP KBI pada tahun 2021. Setidaknya ada empat multievent yakni Asian Beach Games (ABG), Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) , Islamic Solidarity Games (ISG), dan SEA Games Hanoi, Vietnam 2021.

"Saya yakin pelatih yang berkualitas akan mencetak atlet berkualitas juga. Inilah yang menjadi tugas utama Tim Grading Sabuk IV Kick Boxing yang telah dikukuhkan," tandasnya.

Lantas bagaimana menjaring atlet kick boxing berkualitas yang akan dipersiapkan untuk tampil pada empat multievent tersebut di tengah pandemi Covid 19 yang belum berakhir? Ngatino menjawab, "Di tengah pandemi Covid 19 ini kan tidak mungkin mengumpulkan atlet yang jumlahnya cukup banyak dalam satu pertandingan."

"Jadi, mereka akan dijaring lewat virtual dengan melihat teknik-teknik yang ditampilkan dan struktur tubuhnya. Kemudian, mereka yang terpilih akan dipertemukan dalam satu pertandingan sebagai ajang seleksi yang menggunakan protokol kesehatan sangat ketat. Atlet yang terbaik akan direkrut dalam pelatnas kick boxing," tambah Ngatino.

Berbicara masalah SEA Games Hanoi 2021, Ngatino mengungkapkan ada 12 nomor yang dipertandingkan. "Tantangan di Hanoi itu cukup berat terutama atlet tuan rumah Vietnam. Makanya, kita harus meningkatkan kualitas atlet kick boxing Indonesia agar bisa tampil lebih baik lagi sekaligus melampaui prestasi yang pernah diraih pada SEA Games Philipina 2019," tutupnya.

Berikut nama-nama 13 anggota Sabuk Hitam Tingkat 4 Dan 4 Kick Boxing. 1. Karan Sukarno Walia (honorary), 2. Ilham Permana (honorary), 3. Achmad Arsani Sip, 4. Mustadi Anetta, 5. Zuli Silawanto, 6. Neneng Nurossi Nurasjati, 7. Adrieyani Mandey, 8. Volland Zulfikar Hunongggio, 9. Collin Octavianus Mogot, 10. Imelda Dinar Husein, 11. Setia Wijaya, 12. Agus Budiono, dan 13. Anthony Pajaw.



Simak Video "Mengintip Venue Upacara Penutupan SEA Games 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)