detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 16 Feb 2021 12:10 WIB

Atlet Bulutangkis dan Basket RI Dapat Vaksin COVID-19 Pekan Ini

Mercy Raya - detikSport
BIRMINGHAM, ENGLAND - MARCH 10: A shuttlecock is seen on the court in between games during Day 6 of the Yonex All England Badminton Open at NIA Arena on March 10, 2013 in Birmingham, England. (Photo by Ben Hoskins/Getty Images) Atlet Bulutangkis dan Basket RI Dapat Vaksin COVID-19 Pekan Ini. (Foto: Ben Hoskins/Getty Images)
Jakarta -

Atlet dari cabang olahraga basket dan bulutangkis jadi prioritas penerima vaksin COVID-19 di Indonesia. Vaksin akan mulai diberikan pada pekan ini.

"Ya betul mana yang paling (urgent). Misalnya (basket) itu ada kualifikasi FIBA Asia, lalu bulutangkis bulan depan ada All England, dan saya dengar ada beberapa juga merupakan kualifikasi Olimpiade, itu masuk prioritas kami untuk disegerakan mendapat vaksin," kata Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto kepada detikSport, Selasa (16/2/2021).

Menurut Gatot, kepastian ini sebagai tindak lanjut informasi yang diberikan Kementerian Kesehatan melalui Sekretaris Jenderalnya, Oscar Primadi, bahwa pihaknya siap untuk memvaksin para atlet yang diusulkan Kemenpora, pada minggu ini.

Kemenpora telah mengusulkan 1.500 nama atlet berikut kelengkapan datanya kepada Kemenkes. Dari jumlah itu terdiri dari 20 cabang olahraga dan SKO (Sekolah Khusus Olahraga).

"Sebelumnya kan sempat dibilang atlet akan menerima vaksin pada akhir Februari. Ternyata pekan ini pun sudah siap tinggal tergantung Kemenpora. Makanya besok rencananya kami akan rapat lagi karena kebetulan tim baru lengkap pada Kamis," ujarnya.

Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan, mekanisme proses pemberian vaksin COVID-19 akan dilakukan secara bertahap dan lokasinya tak melulu di Jakarta, tapi bisa menyesuaikan alamat si atlet.

"Bisa jadi si atlet tinggalnya di Medan atau di mana. Nanti dari Nakes sana memberikan vaksin bukan berarti mereka harus ke Jakarta. Jadi tidak langsung keroyokan 1.500 orang," katanya.

"Tapi kalau di Jakarta nanti (mekanisme pemberian vaksin) ada di RSON, Cibubur. Tapi mungkin bisa juga ada di beberapa tempat latihan Pelatnas," ujarnya.

Gatot lantas berharap pemberian vaksin kepada atlet sekaligus bisa membangkitkan kembali geliat event olahraga khususnya di Indonesia.

Seperti diketahui, pandemi Corona membuat mayoritas ajang olahraga tertunda bahkan batal pelaksanaannya. Termasuk pelaksanaan kompetisi olahraga.

"Kami berharap pemberian vaksin ini bisa memutus mata rantai dari penyebaran COVID-19. Tapi bukan berarti kepatuhan terhadap protokol kesehatan berkurang. Kami juga berharap ini bisa memberikan semangat baru untuk para atlet," Gatot mengharapkan.

Simak video 'Lansia Segera Divaksinasi, Ini Aturan yang Perlu Diperhatikan':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com