Persiapan Rifat Hadapi APRC

Persiapan Rifat Hadapi APRC

- Sport
Kamis, 02 Mar 2006 19:54 WIB
Persiapan Rifat Hadapi APRC
Jakarta - Pereli tangguh Indonesia, Rifat Sungkar mengaku telah melakukan persiapan guna membawa Indonesia menghadapi Subaru Rally of Canberra di kejuaraan APRC 10 hingga 12 Maret ini. Bagi Rifat, keikutsertaaannya di ajang APRC ini memang telah menjadi impiannya sejak tiga tahun lalu. Tentu saja peluang dapat tampil di seri APRC disambut dengan antusias oleh Rifat dan akan menjadi uji kemampuan baginya.Pada Reli Camberra ini, Rifat yang didampingi oleh M Herkusuma akan memakai mobil Mitsubishi Lancer Evo VIII. Selain itu Rifat akan memakai Reece Jones Rallysport yang akan menjadi tim mekanik di Australia nanti. Tes pengenalan telah dilakukan oleh Rifat selama 4 hari dengan menguji mobil dan juga tim mekanik barunya. Pereli tim PertaminaXP ini menyewa lintasan di hutan Maramarua di Aucland, Selandia Baru. "Pertama kita akan ingin tahu mengenai karakter mobil. Kedua kita ingin ingin tahu siapa mereka dan kemampuan mereka para mekanik," kata Rifat kepada wartawan di Hotel Grand Kemang, Kamis (2/3/2006). Bicara mengenai target, Rifat mengatakan bahwa timnya memiliki target kedepan yaitu dalam jangka tiga tahun ke depan. "Yang penting dari awal kita ingin maju ke depan," tegas Pereli asal jakarta ini. "Mengenai target untuk tahun pertama kita berharap masuk 7- hingga 5 besar, tahun kedua 5 sampai 3 besar dan tahun ketiga tiga besar dan kalau bisa pertama," kata Juara nasional rally Indoensia 2005 ini. Sementara itu, co driver Hade Mboi yang akan mendampingi Subhan Aksa sebagai teammate Rifat di Indonesia Rally Team ini juga mengaku belum dapat memasang target dalam keikutsertaan pada Reli Canberra nanti."Kita tidak ingin muluk-muluk. Kita mau tahu dulu kemampuan kita sampai mana dan posisi kita di mana saat di Canberra nanti. Kita lihat juga kemampuan Subhan nanti," ungkap Hade Mboi. Tampaknya sangat wajar jika Hade Mboi belum bisa berkata -kata mengenai target apalagi Subhan saat ini sedang bersekolah di Inggris dan baru akan betemu bersama-sama di Canberra nanti."Subhan dan saya ada keterbatasan komunikasi dan kami hanya berhubungan dengan telpon dan email. Tapi kami sudah beberapa kali melakukan latihan bersama di sini," ujar Hade yang bisa berduet dengan Herry Agung. Namun Hade Mboi tetap optimis dengan kemampuan Subhan. "Dia sudah mengambil sekolah reli di sana untuk menambah improve skillnya. Kami juga akan menyewa trek untuk berlatih di sana," ungkapnya. Foto: Rifat Sungkar. (key/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads