Jelang PON-Peparnas Papua, 1.431 Atlet dari Jabar Divaksin COVID-19

Yudha Maulana - Sport
Senin, 05 Apr 2021 15:15 WIB
Kontingen PON 2020 dan Peparnas 2021 Jawa Barat mendapatkan vaksin COVID-19.
Kontingen Jawa Barat di PON 2020 dan Peparnas 2021 mendapat vaksin COVID-19. (Foto: detikcom/Yudha Maulana)
Bandung -

Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2021 Papua asal Jawa Barat tengah menjalani vaksinasi COVID-19.

Pemberian vaksin dipusatkan di GOR Sport Arcamanik Jabar, Kota Bandung, pada tanggal 1 dan 5 April 2021.

Kepala Seksi Pengembangan Olahraga Prestasi Dispora Jabar Hendri Winoto Hasan mengatakan, 1.431 atlet dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) akan divaksinasi sebelum berangkat ke Papua.

"Yang divaksinasi terdiri dari atlet, ofisial, manajer, kontingen PON dan Peparnas untuk hari ini. Kemarin (tanggal 1 April) baru 701 atlet, ditambah 91 atlet dayung divaksinasi COVID-19 di Karawang, karena kalau mereka ditarik ke sini vaksinasi khawatir di perjalanannya, makanya di Karawang. Hari ini kita targetkan 623 atlet," ujar Hendri saat ditemui, Senin (5/4/2021).

Hendri mengatakan, vaksinasi dibagi ke dalam dua kloter. Atlet Peparnas menjalani vaksinasi COVID-19 lebih dulu. "Hari ini ada 15 atlet Peparnas yang baru divaksin, tambahan karena rata-rata sudah divaksin semua," ujarnya.

"Dosis yang disediakan hari ini ada 650 dosis, untuk 623 atlet. Sejauh ini KIPI tidak ada, memang ada yang suhu badannya 37 derajat Celcius usai divaksin, tapi setelah konsultasi dengan dokter itu wajar dan normal," kata Hendri melanjutkan.

Kendati demikian, ujar Hendri, ia tak menampik ada sejumlah atlet dari cabang olahraga yang berbeda yang belum bisa menghadiri undangan vaksinasi. Pasalnya, atlet-atlet tersebut tengah melakukan latihan di luar daerah.

"Yang belum nanti kita pikirkan bagaimana, apakah nanti dititipkan ke sentra vaksinasi yang lainnya atau bagaimana. Masih ada waktu, yang jelas semua harus divaksinasi sebelum PON dimulai," ucapnya.

Salah seorang atlet PON Jabar, Nova mengatakan tidak mengalami keluhan usai mendapatkan injeksi dosis pertama. Menurutnya pemberian vaksin bagi para atlet bisa menambah optimisme dalam melakoni ajang olahraga terbesar di Indonesia itu.

"Iya kita bisa lebih siap lagi, semoga ke depannya tidak ada halangan lagi nanti," ujar atlet voli pasir asal Indramayu tersebut.

Hadirnya vaksin, ujar Nova, disambut baik oleh semua atlet. Pasalnya, tim voli pasir Jabar bisa kembali melakukan pemusatan latihan bersama sejak awal Maret lalu. "Sebelumnya atlet-atlet berlatih di daerahnya masing-masing," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, vaksinasi ini akan memberikan rasa tenang bagi para atlet saat melakukan latihan. "Ini merupakan komitmen kami kepada para atlet terbaik se-Jabar, jumlahnya total 1.431 supaya mereka tenang dalam berlatih. Sudah diputuskan PON akan diselenggarakan tahun ini di Papua, kita sudah bekerja keras," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Simak video 'Jokowi Tegaskan PON XX di Papua Tetap Dilaksanakan 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/cas)