Ucap Basmalah, Jokowi Lepas Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020

Mercy Raya - Sport
Kamis, 08 Jul 2021 12:04 WIB
Jakarta -

Presiden RI Joko Widodo melepas 28 atlet Indonesia menuju Olimpiade Tokyo 2020. Pelepasan digelar dalam dua media langsung dari Istana Negara dan virtual, Kamis (8/7/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi meminta para atlet untuk menjaga kesehatan serta fokus mencapai prestasi demi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Jokowi optimistis hal itu bisa dilakukan kontingen Indonesia mengingat persiapan yang dilakukan para atlet juga telah maksimal.

"Rakyat menaruh harapan besar kepada saudara-saudara dan prestasi saudara-saudara akan menjadi prestasi negara kita Indonesia," kata Jokowi dalam sambutannya.

"Saya tahu persiapan untuk menghadapi Olimpiade Tokyo telah dilaksanakan secara maksimal dan para atlet saya juga tahu telah bekerja keras untuk meningkatkan prestasinya," sambungnya.

"Saya telah menerima laporan, tadi disampaikan oleh Bapak Menpora, bahwa yang berangkat 28 atlet, 17 ofisial, dari 8 cabang olahraga. Cabang Atletik, panahan, rowing, menembak, bulutangkis, angkat besi, renang, dan selancar, ssepenuhnya siap bertanding secara sportif dan berpotensi meraih medali juara. Dan saya yakin Insya Allah perjuangan saudara-saudara akan membuahkan hasil."

"Oleh karena itu, hari-hari ini sampai ke puncak pertandingan agar jaga kesehatan, jaga stamina, jaga motivasi, dan fokus pada pertandingan dan fokus pada prestasi."

"Selamat menjalankan amanat berat ini. Rakyat menunggu saudara-saudara kembali ke Tanah Air dengan membawa medali yang membanggakan Indonesia. Semoga perjuangan saudara-saudara berhasil. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya lepas kontingen Indonesia untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 pada pagi hari ini," Jokowi menutup sambutannya.

Menpora Zainudin Amali menyampaikan Olimpiade 2020 akan berlangsung pada 23 Juli sampai 10 Agustus 2021. Adapun kontingen Indonesia yang akan dipimpin Chef de Mission Roslan P. Roeslani tersebut diberangkatkan dalam kondisi telah divaksinasi pada 26 Februari lalu.

"Kami mengapresiasi dalam situasi sekarang ini dan kita sedang prihatin dengan adanya pandemi COVID-19, tetapi Bapak Presiden terhadap olahraga Indonesia tetap ada dan ditunjukkan secara virtual dan ini komitmen pemerintah untuk majunya olahraga di Tanah Air," kata Amali dalam laporannya.

"Kami juga ingin laporkan bahwa semua atlet yang akan berangkat telah divaksin pada 26 Februari lalu. Dan hasil dari kualifikasi melebihi target dari rencana awal 22 atlet karena situasi pandemi tapi karena usaha dan kerja keras semua pihak kita bisa berangkatkan 28 atlet," tambahnya.

(mcy/mrp)