Olimpiade 2020: Pesan Liliyana Natsir bagi Kontingen Indonesia

Mercy Raya - Sport
Selasa, 20 Jul 2021 11:40 WIB
Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo.
Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo. Foto: Dok. KOI
Jakarta -

Legenda hidup bulutangkis Liliyana Natsir memberikan pesan khusus bagi kontingen Indonesia yang akan bertanding di Olimpiade Tokyo 2020. Kesiapan mental menjadi yang paling utama.

Butet, begitu Liliyana Natsir karib disapa, memberikan wejangan tersebut karena menyesuaikan pengalamannya saat tampil di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Bersama Tontowi Ahmad, ia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil mencatatkan tinta emas di multievent empat tahunan tersebut.

Hasil itu ia dapatkan tak lain salah satunya karena kesiapan mental yang sudah disiapkannya sejak lama. Liliyana menyebut mental yang kuat menjadi kunci utama seorang atlet bisa berpenampilan bagus atau tidak di lapangan.

"Karena seperti yang saya bilang Olimpiade ini berbeda dengan kejuaraan yang lain, apakah itu kejuaraan dunia atau Asian Games pun, masih jauh di bawah," kata Liliyana kepada pewarta dalam jumpa pers virtual jelang Olimpiade Tokyo 2020.

"Olimpiade punya presure dan level pertandingannya tertinggi ya. Jadi mental kita harus benar-benar dijaga dan dipersiapkan dengan baik, karena mental itu juga yang akan memengaruhi penampilan kita bisa bagus atau tidak di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengutarakan, jika mental tak siap apalagi di kejuaraan sepenting Olimpiade, bukan tak mungkin apa yang ditargetkan bisa gagal diraih. Sekalipun atlet itu merupakan unggulan.

"Ibaratnya yang biasa kita diunggulkan atau ditargetkan bisa dapat medali, itu bisa luput, tak dapat. Ya, kembali lagi mental yang bermain dan itu yang saya alami (di Olimpiade 2016). Beberapa pemain yang unggulan-unggulan bahkan ada yang tidak dapat medali, karena mungkin terlalu kepingin, tapi mentalnya tak terlalu disiapkan."

"Menurut mereka, 'Ah saya biasanya menang kok, saya ranking 1, lawan ini pasti bisa ngalahin'. Tapi di olimpiade segala sesuatu tidak ada yang pasti dan tidak ada yang mustahil juga. Pemain ranking di bawah atau tidak diunggulkan bisa saja menjadi kambing hitam, dan mendapat hasil maksimal di olimpiade," kata Liliyana Natsir, yang juga pernah meraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 bersama Nova Widianto.

"Jadi itu yang harus dipersiapkan mental ya kalau bagi saya pribadi. Mental yang harus kita kuatkan sehingga jika bertanding mau dapat cobaan halangan apapun kita sudah siap saat bertanding," dia memberi pesan.

Olimpiade Tokyo 2020 akan dimulai dalam hitungan hari. Indonesia mengirim 28 atlet + 1 atlet alternatif dari delapan cabang olahraga. Dari jumlah tersebut, 24 atlet di antaranya sudah tiba di perkampungan atlet yang terletak di Harumi, distrik di Pulau Chuo, Tokyo. Sementara lima atlet sisanya dijadwalkan terbang ke Jepang dalam dua kloter, yaitu Selasa (20/7) dan Sabtu (24/7).

(mcy/krs)