Hills Cup Motocross 2006
Melihat Aksi Kroser Muda Indonesia
Minggu, 26 Mar 2006 20:07 WIB
Tangerang - Kebut-kebutan di trek motocross yang bergelombang bukan hanya menjadi konsumsi orang dewasa. Kroser-kroser cilik nasional menunjukkan kalau mereka tak kalah saat beraksi melompati gundukan tanah.Itulah yang tergambar dalam Hills Cup Motocross 2006 yang digelar di Hills Adventure Zone, Pondok Cabe, Tangerang, Minggu (26/3/2006). Di samping suguhan balapan atraktif dari kroser nasional seperti Aep Dadang Supriatna, Deni Orlando dan Hendra Kumala, ratusan penonton yang datang juga disuguhi aksi-aksi dari kroser cilik yang berlaga di empat nomor berbeda.Melihat fenomena tersebut, Indonesia sepertinya tak akan takut kehabisan kroser berbakat. Dengan usia yang masih sangat muda -- rata-rata masih bersekolah di kelas enam SD sampai SMP -- Hermanto, Agi Agasi dan beberapa kroser muda lainnya menunjukkan performa yang menjanjikan.Lihat saja aksi Hermanto. Datang jauh-jauh dari Banjarmasin, pembalap berusia 10 tahun itu mengukuhkan dirinya menjadi juara umum di kelas special engine 65 junior. Padahal diakui orang tua Hermanto, pelajar kelas enam SD itu baru tiga bulan menggeluti motocross."Dia (Hermanto) belum lama ikut motocross. Paling lama tiga bulan, tapi kami dukung sepenuhnya keinginan dia untuk jadi pembalap. Mulai dari beli motor sampai semua perlengkapannya kami penuhi," sahut Aria, ayah Hermanto.Disinggung mengenai risiko yang mungkin dihadapi, Aria mengaku kalau dirinya memang khawatir. Tapi ia tetap mendukung keinginan anaknya untuk menjadi kroser. "Di sirkuit seperti ini semuanya malah lebih aman. 'Kan semua perlengkapan keamanan lengkap," tambah Aria.Hal serupa terlontar dari Max. Orang tua Nando Satriano itu mengaku kalau kekhawatiran tetap ada dalam dirinya, tapi sama dengan Aria ia yakin kalau anaknya lebih aman di lintasan dibanding balapan di jalanan."Motocross ini pilihan Nando sendiri. Sebelumnya dia sudah saya ajak ikut gokart tapi gak mau. Soal keamanan pastinya ada rasa takut. Tapi dengan pakai helm, sarung tangan dan body protector mudah-mudahan semua baik-baik saja," seru Max.Banyaknya bibit-bibit muda di motocross mendapat apresiasi positif dari Deni Orlando. Kroser nasional yang meraih gelar juara di kelas special engine 125 grade A itu berharap banyak pembalap muda yang akan melebihi prestasinya."Saya pikir itu bagus ya. Kroser-kroser muda memang harus dikasih banyak kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka. Dan di tempat seperti inilah bisa muncul pembalap berbakat yang siapa tau banyak yang bisa go internasional," terang Deni. Foto: Keberadaan kroser-kroser cilik tetap menarik perhatian (Detiksport/Salomo Sihombing). (din/)











































