Kisah Mengharukan Fiji: Medali Emas Olimpiade 'Kalahkan' Lockdown

Afif Farhan - Sport
Kamis, 29 Jul 2021 21:45 WIB
Fijis team poses with their gold medals after winning mens rugby sevens at the 2020 Summer Olympics, Wednesday, July 28, 2021 in Tokyo, Japan. (AP Photo/Shuji Kajiyama)
Kisah Mengharukan Fiji: Medali Emas Olimpiade 'Kalahkan' Lockdown (AP)
Tokyo -

Tim Rugby 7 Fiji raih medali emas Olimpiade dengan kalahkan Selandia Baru. Sebuah perjuangan panjang, setelah enam bulan tak bertemu keluarga karena lockdown.

Tim Rugby 7 (Sevens) Fiji mengalahkan Selandia Baru pada final yang digelar di Tokyo Stadium, Tokyo, Kamis (28/7) kemarin. Fiji menang dengan skor 27-12.

Tim Rugby 7 Fiji sukses mempertahankan medali emas mereka di Olimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya di Olimpiade Rio 2016, mereka turut melakukan hal yang sama.

Fiji's team poses with their gold medals after winning men's rugby sevens at the 2020 Summer Olympics, Wednesday, July 28, 2021 in Tokyo, Japan. (AP Photo/Shuji Kajiyama)Tim Rugby 7 Fiji raih emas di Olimpiade Tokyo 2020 (AP/Shuji Kajiyama)

Kesuksesan tim Rugby 7 Fiji jadi catatan manis. Bukan cuma soal prestasi, tapi jadi pelepas dahaga setelah para pemainnya 'puasa' bertemu keluarganya masing-masing.

Dilansir dari Reuters, ternyata tim Rugby 7 Fiji sudah lima bulan belum bertemu keluarganya sebelum Olimpiade Tokyo 2020 dimulai!

Dari sekitar bulan Maret, tim Rugby 7 Fiji sudah melakukan kamp pelatihan. Apes buat mereka, ketika itu pandemi virus Corona lagi parah-parahnya menghantam Fiji.

Apalagi, Fiji cuma negara kepulauan kecil di Samudera Pasifik yang dihuni sekitar 859 ribu penduduk. Maka ketika pandemi merebak, pemerintahnya memberlakukan lockdown.

Tim Rugby 7 pun tidak bisa pulang ke rumah. Mereka dikunci di kamp pelatihan dan disuplai makanan. Sampai-sampai, harus bikin gym sendiri di garasinya.

"Kami jauh dari keluarga sekitar nyaris enam bulan. Saya punya tiga anak kecil, rasanya berat sekali saat itu," kata kapten tim, Jerry Tuwai.

"Saya hampir mau kabur dari kamp latihan. Kami semua rindu dengan keluarga masing-masing, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa," lanjutnya.

Tercatat, ada 26 ribuan kasus positif Corona di Fiji. Jumlah pasien sembuh mencapai 6 ribuan dan pasien meninggal di angka 100-an.

CHOFU, JAPAN - JULY 28: Jerry Tuwai of Team Fiji reacts on the final whistle following victory in the Rugby Sevens Men's Gold Medal match between New Zealand and Fiji on day five of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo Stadium on July 28, 2021 in Chofu, Tokyo, Japan. (Photo by Dan Mullan/Getty Images)Jerry Tuwai yang menangis sambil meringkuk setelah memenangi laga final (Getty Images/Dan Mullan)

Pelatih tim Rugby 7 Fiji, Gareth Baber mau tak mau harus tegas tanpa ampun kepada timnya. Para pemainnya bisa saja terkena virus Corona kalau keluar kamp dan mau tak mau mengorbankan dulu rasa rindu kepada keluarga.

"Beberapa dari mereka mencoba untuk keluar, tetapi akhirnya kami semua terus fokus untuk berlatih. Total, 12 minggu kami di kamp latihan lalu lanjut terbang ke Australia dan dikarantina lagi sebelum akhirnya sampai ke sini (Tokyo-red)," paparnya.

Akhirnya, tim Rugby 7 Fiji berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 dan mampu meraih medali emas. Tentu, suatu pencapaian luar biasa buat para pemainnya.

Mereka mampu menahan rasa rindu kepada keluarga masing-masing dan sukses mengalahkan lockdown. Andai saja kalau ada salah satu atlet yang benar-benar kabur kala masa pelatihan, tentu ceritanya bisa jadi akan berbeda.

Kini tim Rugby 7 Fiji kembali bakal harus menjalani penerbangan panjang dan lagi-lagi karantina di Australia dulu dan lanjut karantina di hotel sebelum benar-benar kembali pulang ke rumah masing-masing. Maka total, sekitar 26 minggu alias enam bulan mereka tidak bertemu keluarganya.

Buah kesabaran yang sangat-sangat manis rasanya...

(aff/krs)