Lalu Zohri Siap Tebus di Olimpiade 2024

Muhammad Robbani - Sport
Sabtu, 31 Jul 2021 22:17 WIB
Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari dalam babak pertama 100 meter putra heat 4 cabang atletik Olimpiade Tokyo 2020 di Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). Lalu Muhammad Zohri menempati posisi kelima dari delapan pelari dengan catatan waktu 10,26 detik. ANTARA FOTO/NOC Indonesia/Naif Alas/Handout/sgd/wsj.
Lalu Muhammad Zohri (tengah) siap tebus di Olimpiade Paris 2024 (NOC INDONESIA/Naif Alas)
Tokyo -

Lalu Muhammad Zohri gagal melaju jauh di Olimpiade Tokyo 2020. Pengalaman ini dijadikan modal buat Zohri tampil di Olimpiade Paris 2024.

Zohri yang bertanding di nomor 100 meter putra, menyelesaikan lari dalam waktu 10,26 detik, di Olympic Stadium, Tokyo, Sabtu (31/7/2021). Zohri pun gagal melaju ke babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Pelari Afrika Selatan Gift Leotlela menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 10,04 detik, disusul pelari China Bingtian Su (10,05 detik), Jason Rogers dari Federasi Saint Christopher & Nevis (10,21 detik) yang akhirnya melaju ke semifinal dari heat empat.

Zohri mengakui belum puas dengan penampilannya di Tokyo. Meski demikian, juara dunia U-20 2018 ini menegaskan masih memiliki ambisi tinggi untuk menembus catatan waktu di bawah 10 detik.

"Ini pelajaran untuk saya. Semoga ke depan saya bisa lebih semangat lagi. Saya bersyukur bisa mewakili Indonesia di Olimpiade. Saya berterima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia," kata Zohri dalam rilis Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

"Semoga ke depan saya bisa tampil lebih baik dan memberi prestasi bagi Indonesia. Saya sendiri merasa belum maksimal, mungkin karena (faktor) mental juga dan ada sedikit masalah startingblock," sambungnya.

Dalam sesi uji coba lapangan sebelumnya, Zohri memang mengaku masih membutuhkan adaptasi startingblock di Olympic Stadium. Sebab, startingblock yang biasa dipakai saat latihan di Jakarta berbeda dengan yang digunakan di Olimpiade.

Terlepas dari itu, kegagalan ini menjadi modal berharga buatnya. Lagipula, Zohri memang baru diharapkan memberi prestasi pada Olimpiade 2024 di Paris.

"Sebenarnya persiapan kurang karena (pelatih AS) Harry Marra juga baru datang kurang dari sebulan. Jadi hanya bisa memperbaiki teknik start saya sedikit," papar Zohri.

"Tentu saya bersyukur bisa lari bersama dengan mereka. Semoga ke depan saya bisa menyaingi dan mengalahkan mereka. Untuk sekarang start harus diperbaiki. Yang perlu dievaluasi mungkin soal start, akselerasi dan pertahankan kecepatan. Semoga saya bisa masuk kualifikasi dan berprestasi di Paris," tutup Lalu Muhammad Zohri.

(mrp/raw)