Sean, Stoffel, dan Tom soal Beratnya Finis Kedua di 24 Hours of Le Mans

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 24 Agu 2021 00:05 WIB
Sean Gelael dan JOTA #28 finis kedua di 24 Hours of Le Mans pada kelas LMP2, Minggu (22/8/2021)
Sean Gelael dan tim JOTA #28 finis kedua di 24 Hours Le Mans (Nick Dungan)

Sementara itu, Sean menurutkan persiapan mereka memang tidak mudah. Sebab dia dan kedua rekannya harus menjalani latihan berat, terutama fisik, diet sampai simulator khusus.

Apalagi bagi Sean ini adalah balapan 24 Hours of Le Mans pertamanya. Belum lagi ketiga pebalap JOTA #28 tidak punya banyak waktu istirahat sepanjang balapan.

"Tapi gak tahu nanti atau besok (apakah masih segar atau tidak). Yang pasti seminggu ini kami enjoy dulu," kata Sean.

"Pas malam hari itu memang gak gampang terutama di area gelap di Mulsanne Straight. Lampu penerangan gak ada, tapi begitu ada lampu kayak nyamperin kita dengan cepat padahal kita tetap mesti tetap fokus dalam kecepatan tinggi."

"Soal diet dan menjaga fisik, kami diberi program khusus dan menjalaninya dengan tepat. Kami hanya tidur sekitar 2,5 jam saat lagi gak geber mobil dan gak bisa tidur lebih dari itu. Soal fisik, itu bisa tetap terjaga karena asupan kami pun diawasi."

"Dan kami berterima kasih kepada para engineer, karena mereka benar-benar tidak tidur sejak sebelum hingga selama balapan," tutup Sean Gelael.


(mrp/yna)