Cuaca Buruk Penyerahan Medali Emas PON Panjat Tebing Ditunda

Saiman - Sport
Selasa, 28 Sep 2021 16:42 WIB
Suasana venue sebelum berantakan di hantam hujan dan angin kencang
Suasana venue sebelum berantakan di hantam hujan dan angin kencang Foto: (Saiman/detikSport)
Timika -

Pasangan atet panjat tebing Abas Hamid dan Nesthy Stella Iriani Pedai raih medali emas untuk Kontingen Papua. Sayangnya, penyerahan medali ditunda karena cuaca buruk.

Pasangan atet panjat tebing Abas Hamid dan Nesthy Stella Iriani Pedai raih medali emas untuk Kontingen Papua pada babak speed klasik mix PON Papua yang dipertandingkan pada Senin (27/9/2021).

Sore ini dijadwalkan akan dilaksanakan penyerahan medali emas beserta Mascot PON XX oleh Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Yenny Wahid.

Pantauan di lapangan sejak pukul 16.30 WIT, Yenny Wahid didampingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng sudah berada di Venue Panjat Tebing untuk melakukan penyerahan medali kepada pemenang. Namun tiba-tiba nampak awan dari arah timur Venue nampak hitam dan guntur menggelegar, hujan deras disertai angin kencang menghantam kawasan venue menjadi berantakan.

Seketika membuat Tamu yang sudah duduk jajaran VIP bubar meninggalkan arena penyerahan medali. Sehingga penyerahan medali emas untuk panjat tebing ditunda.

Andre Titaley Koordinator Bidang Upacara Panitia Besar Sub Mimika, mengatakan, penyerahan medali dan maskot terpaksa di batalkan lantaran cuaca buruk hingga acara tersebut harus dibatalkan.

"Acara dibatalkan, karena cuaca buruk, penyerahan medali akan ditunda hingga besok kurang lebih pukul 09.00 WIT, nanti penyerahan akan dilakukan oleh ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia ibu Yenny," Kata Andre di temui di venue panjat tebing Timika.

Medali emas dan maskot PON Papua itu akan diserahkan kepada Abas dan Nesthy keduanya merupakan atlet pertama panjat tebing yang berhasil meraih medali emas.

Rudi Fitryano selaku Ketua 1 Federasi Panjat Tebing Indonesia(FPTI) Pusat sekaligus Dewan Hakim Pertandingan PON XX Papua, kepada wartawan menjelaskan, Abas dan Nesthy berhasil meraih medali emas dengan mengumpulkan 34,58 poin, sementara medali perak diraih pasangan Rahmad Adi Mulyono dan Dhorifatus Syafi'iyah atlet asal Jawa Timur.

"Rahmad dan Syafi'iyah memperoleh nilai 34,59," ujar Rudi dalam konferensi pers, Selasa (28 September 2021).

Sedangkan medali perunggu diraih oleh pasangan Aspar dan Mudji Mulyani atlet dari DKI Jakarta. Pasangan suami istri ini meraih medali perunggu setelah berhasil mengumpulkan nilai 37,20.

(aff/krs)