Persiapan Opening Ceremony PON Papua 95 Persen, Tinggal Pelaksanaan

Mercy Raya - Sport
Rabu, 29 Sep 2021 22:00 WIB
Sejumlah warga menyambut atlet dan mantan atlet asal Papua saat membawa api obor Kirab Api PON XX Papua di Alun-alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (28/9/2021). Api PON XX Papua diarak di beberapa wilayah yakni Sorong, Biak, Timika, Wamena, Merauke, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan berakhir di Stadion Lukas Enembe untuk upacara penyalaan Kaldron pada Pembukaan PON XX Papua. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU
KIRAB API PON XX PAPUA DI TIMIKA. (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta -

Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) menyebut persiapan opening ceremony PON Papua sudah 95 persen dan tinggal pelaksaannya saja. Ia pun menyebut persiapan sejauh ini tak ada kendala.

Menurut Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda, segala persiapan sudah dilakukan dengan baik dan pihaknya tinggal menunggu pelaksanaannya pada tanggal 2 Oktober mendatang.

"Semuanya sudah 95 persen, sisanya tinggal pelaksanaan saja," kata Yunus seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Rabu (29/9/2021).

Menyoal keamanan, PB PON bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah meninjau langsung lokasi tempat upacara pembukaan berlangsung. Terlebih acara tersebut juga akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Tak hanya terkait acaranya, Yunus juga memastikan sejumlah aspek berjalan dengan baik. Termasuk dengan beberapa pertandingan yang sudah digulirkan sebelum pembukaan PON XX Papua.

"Tidak ada kendala signifikan. Kami berharap semuanya berjalan dengan baik di Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke," ujar Yunus.

Diketahui, opening ceremony akan dihelat di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu pekan ini. Adapun pelaksanaannya akan sama meriahnya dengan pekan-pekan olahraga sebelumnya.

Namun, karena pandemi COVID-19 yang belum juga berakhir ada beberapa penyesuaian yang dilakukan panitia. Salah satunya parade atlet yang kini dibatasi jumlah pesertanya.

Nantinya, konsep pembukaan akan menunjukkan keindahan alam Bumi Cendrawasih. Pesan itu salah satunya akan ditunjukkan melalui tarian dari penari asli Papua serta konser musik oleh musisi Papua.

(mcy/krs)