Menpora Amali Dipuji Komisi X DPR, Soal Apa?

Tim Detikcom - Sport
Jumat, 12 Nov 2021 10:00 WIB
Menpora Zainudin Amali
Menpora Zainudin Amali baru saja rapat dengan Komisi X DPR kemarin (dok.Kemenpora)
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali baru saja menggelar rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR. Dia pun mendapat pujian, terkait apa?

Menpora Amali datang ke Gedung DPR, Senayan, Kamis (11/10/2021), bersama Ketua KOI Raja Sapta Oktohari yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA.

Agenda utama pertemuan itu adalah membahas soal kelanjutan sanksi WADA kepada Indonesia. Terkait hal ini, Pimpinan Sidang Hetifah Sjaifudian selaku Wakil Ketua Komisi X RI meminta LADI (Lembaga Anti-Doping Indonesia) memperbaiki manajemen internal supaya hal seperti itu tidak terulang.

Sebab sanksi ini sudah membuat malu bangsa Indonesia karena tidak bisa mengibarkan bendera Merah-Putih saat perayaan gelar juara Piala Thomas 2020 Oktober lalu.

Selain itu, Amali dalam pertemuan ini juga membahas soal review perhelatan PON Papua 2020 yang baru usai dan juga Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) yang akan berakhir, Sabtu (13/11) besok.

Dalam laporannya, Amali mengklaim bahwa sejak awal pihaknya telah mencanangkan empat kesuksesan yakni kesuksesan penyelenggaraan, prestasi, ekonomi, dan administrasi dalam penyelenggaraan PON Papua.

Apalagi sejak awal sudah banyak yang meragukan PON bakal berjalan sukses di tengah pandemi virus corona seperti sekarang. Namun. berkat arahan Presiden RI Joko Widodo, PON terbukti berjalan dengan aman dan lancar meski masih ada kekurangan di sana-sini.

Selain itu PON juga memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi Papua.

"Kalau sinergitas ini bisa dilakukan lintas kemnterian, komunikasi kabupaten kota, saya yakin sebesar apapun pekerjaan bisa terselesaikan," ujar Amali dalam rilis kepada detikSport.

"Bahkan menurut catatan dari Bank Indonesia wilayah Papua, kira-kira perputaran uang sebesar Rp 2,5 trilun. Banyak UMKM bergairah dalam perputaran ekonomi selama PON," sambungnya.

Selain itu, PON kali ini juga sukses secara prestasi karena ada 90 rekor nasional maupun rekor PON yang dipecahkan para atlet. Lalu, banyak atlet muda yang muncul dan dapat dijadikan talenta untuk masuk dalam Pelatnas.

"Sukses prestasi yang dicanangkan panitia maupun tuan rumah tercapai," ujarnya.

Amali pun berharap perhelatan PON ini akan bersih secara administrasi sehingga tidak ada proses hukum yang terjadi seperti perhelatan PON sebelumnya, yakni di Riau 2012 dan Jabar 2016.

Sementara itu, Komisi X DPR memuji Menpora Zainudin Amali karena PON dan Peparnas bisa berjalan lancar. Belum lagi Indonesia juga bisa membawa pulang Piala Thomas.

"Kami menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan PON Papua 2020. PON ini telah menujukan berbagai kesuksesan, baik dalam hal penyelenggaraan, prestasi maupun sukses ekonomi masyarakat," kata Hetifah Sjaifudian saat memulai rakor.

"Yang paling penting bagi kita adalah penyelenggaraan tuan rumah di dalam setiap empat tahun sekali tersebut jangan dianggap sebagai ajang untuk pemerataan pembangunan saja. Karena sekarang trennya beberapa provinsi ingin jadi tuan rumah PON dengan harapan dan keinginan agar di bangun infrastruktur di provinsi tersebut," timpal salah satu anggota Komisi X Ferdiansyah dari Fraksi NasDem.

(mrp/rin)