ADVERTISEMENT

Menpora Genjot Sosialisasi DBON di Solo

Ari Purnomo - Sport
Senin, 29 Nov 2021 10:00 WIB
Menpora Zainudin Amali
Menpora Zainudin Amali (kedua dari kiri). Foto: Ari Purnomo/detikcom
Solo -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menggelar sosialisasi mengenai Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Desain ini diharapkan bisa memudahkan daerah-daerah mencari talenta untuk memajukan olahraga Indonesia.

Sosialisasi kebijakan mengenai Perpres nomor 86 tahun 2021 tentang DBON tersebut digelar di The Sunan Hotel, Minggu (28/11/2021) dan dihadiri oleh kepala daerah dari kota/kabupaten, dari provinsi Jateng serta dari berbagai pengurus cabang olahraga.

"Ini tadi pesertanya provinsi dan kabupaten/kota agar bisa segera mengetahui dan menyosialisasikan di lingkungan internal dulu. Kegiatan ini dalam rangka mensosialisasikan kebijakan dulu, belum sampai implementasinya," tutur Amali saat jumpa pers usai kegiatan.

"Kegalauan presiden, dilihat apa yang disampaikan presiden tidak masuk akal dari 270 juta penduduk, tetapi kita kesulitan mencari talenta. Mencari bibit-bibit yang berbakat padahal banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia tetapi belum ada desain pencarian bakat," sambungnya.

Maka dari itu, katanya Presiden pun menginstruksikan agar ada fokus pada beberapa cabang olahraga (cabor) guna pencarian bakat.

"Itu yang dimaksudkan pak Presiden jangan semua digarap tapi tidak ada hasilnya. 12 cabor teknik akurasi, seperti panjat tebing, bulu tangkis, angkat besi, renang, atletik, panahan. Itu di-manage dengan baik, berjenjang dan berkesinambungan," ujar Amali.

"Target Olimpiade per Olimpiade Paris 2024 sudah sangat dekat, maka target itu harus tercapai sehingga persiapan-persiapan kita harus dilakukan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disporapar Provinsi Jateng Sinoeng Noegroho Rachmadi menyampaikan, DBON menjadi momentum yang tepat dalam mengubah paradigma dalam pengembangan dan keberpihakan pembangunan olahraga.

"Bukan hanya mencipta dan membina atlet dari usia dini, tetapi membudayakan menjadi sebuah perilaku. DBON mengakomodir tingkat kebugaran masyarakat, dan yang paling penting keberpihakan para atlet prestasi dan pasca berprestasi karena patriot bangsa," urainya.

(adp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT