Jelang Asian Games 2006
Dana Talangan Pelatnas Habis
Jumat, 19 Mei 2006 08:13 WIB
Jakarta - Program Pelatnas Asian Games 2006 terganjal soal dana. Dana talangan yang disediakan KONI Pusat sudah habis, alhasil kemungkinan ada beberapa cabang olahraga yang bakal sulit menjalani program pelatihannya.Seluruh dana talangan yang dimiliki KONI Pusat sebesar Rp 10 miliar untuk membiayai program Pelatnas Asian Games 2006 ternyata sudah habis. Bagi beberapa cabang yang mengajukan permintaan dana pelatnas ke KONI dipastikan tidak akan menerimanya.Dijelaskan Direktur Pelatnas KONI Pusat Kusnan Ismukanto, bahwa hal itu terjadi akibat dana pemerintah masih belum dapat dicairkan oleh pengurus induk cabang olahraga. "Dana pemerintah sudah siap dicairkan, tetapi sebagian besar induk cabang olahraga belum melengkapi persyaratan administrasi seperti diminta Kantor Perbendaharaan Keuangan Negara," ungkap Kusnan. Ditambahkannya, dari 18 cabang yang ikut pelatnas, baru delapan yang sudah masuk ke KPKN, sementara sisanya masih terus melengkapi administrasi. "Kalau PB-PB nya siap, tentu dana talangan KONI tidak akan habis," tukasnya. Menurut Kusnan, dana talangan habis tidak perlu terjadi bila para pengurus besar (PB) mencermati persyaratan yang diminta Kantor Perbendaharaan Keuangan Negara (KPKN). KONI Pusat sendiri sudah membuat penataran khusus membahas persyaratan administrasi kepada seluruh PB pada bulan Maret lalu.Pada Kamis (18/5/2006), cabang wushu dan boling baru menyelesaikan persyaratan administrasi yang diminta. Cabang yang sudah menyelesaikan administrasi di KPKN adalah taekwondo, sepak takraw, balap sepeda, dayung, angkat besi, tenis meja, catur, dan tenis. (erk/)











































