Kemenpora dan Kemendikbud Jalin Kerjasama, Untuk Apa?

Tim Detikcom - Sport
Minggu, 27 Mar 2022 19:48 WIB
Kemenpora-Kemendikbud
Kemenpora dan Kemendikbud kerjasama hasilkan wirausaha yang sehat dan berkualitas (dok.Kemenpora)
Jakarta -

Para pemuda tak cuma harus sehat jasmani demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Tapi, mereka juga harus bisa mandiri dalam menghasilkan uang serta menciptakan lapangan kerja.

Hal ini dikatakan Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam Sholeh saat membuka acara Kuliah Kewirausahaan 2022 yang bekerjasama dengan 22 perguruan tinggi di Jakarta, Minggu (27/3/2022). Acara ini merupakan kerjasama Kemenpora dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Menurut Sholeh, para pemuda kini tak cuma mementingkan kesehatan jasmani, tapi juga kesehatan kocek mereka. Oleh karenanya demi mendapatkan masa depan lebih baik, para pemuda harus bisa menciptakan lapangan kerja alias berwirausaha.

"Menumbuhkan minat kewirausahaan dan mencetak wirausaha muda ialah bagian dari upaya mencapai SDM unggul Indonesia Maju sebagai tujuan dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Dan penumbuhan wirausaha muda baru akan mempercepat terwujudkan kemandirian kita sebagai bangsa," ujar Sholeh di depan para Pimpinan Perguruan Tinggi mitra Kuliah Kewirausahaan Pemuda.

Maka dari itu Kemenpora menggandeng berbagai pihak, khususnya lembaga pendidikan atau perguruan tinggi yang diisi para pemuda-pemudi terdidik agar mereka nantinya bisa punya pandangan yang lebih cerah soal masa depan.

"Kemenpora melalui Deputi bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI melakukan upaya membangun ekosistem kewirausahaan dari hulu sampai ke hilir, di hulu kami melaksanakan penumbuhan minat kewirausahaan, termasuk kuliah kewirausahaan. Selanjutnya pemberian bantuan modal berwirausaha kepada mereka yang ingin berwirausaha serta membutuhkan modal tapi terhambat akses permodalan perbankan," sambungnya dalam rilis kepada detikSport.

"Terutama mereka yang berada pada rural area termasuk pondok pesantren, daerah tiga T, sebagai upaya membangun ekosistem kewirausahaan dan di hilir yang terakhir. Kemenpora memberikan apresiasi kepada para pemuda yang menjadi lokomotif ekonomi atau kewirausahaan di tengah-tengah masyarakat."

Lebih lanjut Akademisi UIN Syarih Hidayatullah Jakarta ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua mitra khususnya perguruan tinggi yang bersama-sama dengan Kemenpora sejak tahun 2019.

"tahun 2019 ada 22 mitra Perguruan Tinggi, Lembaga dan komunitas yang turut berpartisipasi bersama Kemenpora dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan, tahun 2020 30 mitra, tahun 2021 26 mitra dan tahun ini tahun 2022 direncanakan bersama 53 mitra baik perguruan tinggi dan mitra Lembaga lainnya," papar Sholeh.

Prof Nilzam M.Sc, DIC., Ph.d selaku Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud mengapresiasi Kemenpora yang telah turut mendorong tumbuhnya wirausaha di kalangan mahasiswa. Sebab perkembangan kewirausahaan menjadi harapan bangsa Indonesia di masa depan dalam menghadapi era digital dan juga kewirausahaan yang berbasi bahari atau kelautan.

Program kuliah kewirausahaan Kemenpora ini akan membekali para mahasiswa dengan materi karakter wirausaha, ide bisnis dan bisnis model canvas, yang kedua teknik komunikasi bisnis, deskripsi produk, presentasi proposal bisnis peserta, lalu ketiga strategi pemasaran lanjutan, dan strategi mengembangkan bisnis.

(mrp/ran)