ADVERTISEMENT

Tuduh Tyson Fury Curang, Dillian Whyte Minta Rematch

Yanu Arifin - Sport
Selasa, 26 Apr 2022 09:54 WIB
Britains Tyson Fury, left, celebrates after beating Britains Dillian Whyte during their WBC heavyweight title boxing fight at Wembley Stadium in London, Saturday, April 23, 2022. (AP Photo/Ian Walton)
Momen Dillian Whyte tergopoh-gopoh usai dihajar Tyson Fury. (Foto: Ian Walton/AP)
London -

Dillian Whyte tak terima dengan kekalahan TKO dari Tyson Fury akhir pekan lalu. The Villain, julukannya, meminta rematch sebab menuding sang lawan curang.

White dikanvaskan Fury di ronde keenam dalam duel tinju kelas berat di Wembley Stadium, Sabtu (23/4) waktu setempat. Pukulan The Gipsy King membuat Whyte tersungkur dan dinyatakan kalah TKO.

Kekalahan itu membuat Whyte gagal merebut gelar juara WBC milik Fury. Rupanya, petinju Inggris itu juga masih tak terima dengan kekalahannya.

Melansir Metro, Whyte meminta rematch dengan Fury. Ia menuding Fury curang karena dianggap mendoronya sampai jatuh.

"Ketika pukulan itu mendarat, saya terkejut, tetapi jelas saya mencoba memulihkan indera saya dan kemudian dia mendorong saya dan saya jatuh dan membenturkan kepala saya ke kanvas. liar. Ini bukan gulat, ini tinju," kata Whyte.

"Tapi seperti biasa, mereka membiarkan Fury melakukan apa yang dia inginkan dan lolos begitu saja. Saya seharusnya diberi waktu ekstra untuk pulih dan kemudian melanjutkan pertempuran."

"Dia mendorong saya, dan bahkan kemudian dia pergi ke wasit dan bilang jangan biarkan pertarungan berlanjut. Apa? Itu seperti wasit tidak melakukan tugasnya."

"Oke, saya dihajar, tidak diragukan lagi, pukulan yang bagus. Saya melakukan pukulan kiri, dia melakukan pukulan kanan, dia sedikit lebih tinggi dari saya, jadi jelas dia punya jarak yang tepat," katanya.

Whyte menegaskan dirinya berharap Tyson Fury tidak pensiun. Ia mengingkan sekali lagi berduel dengan Tyson Fury, yang kini punya rekor tak terkalahkan dari 33 pertarungan.

"Saya jelas terluka, tetapi saya tidak langsung terjatuh. Saya terluka, saya mencoba menenangkan diri, dan kemudian dia mendorong saya dengan kuat, dengan dua tangannya. Itu tidak seperti satu tangan, dia mendorong saya dengan kuat dan saya jatuh dan kepala saya terbentur," katanya.

"Ada kinerja buruk dari wasit, tetapi memang begitulah adanya. Saya seharusnya punya waktu untuk bangkit, waktu untuk kembali ke sudut saya, tetapi Tyson Fury lolos dengan banyak hal. Dia bilang dia akan pensiun, saya harap dia tidak pensiun, karena saya ingin duel lagi," tegas Whyte.

(yna/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT