SEA Games 2021: Riau Ega Cs Pertahankan Emas Panahan Beregu Putra

Mercy Raya - Sport
Rabu, 18 Mei 2022 14:09 WIB
Tim beregu putra Indonesia berhasil mempertahankan medali emas di multievent SEA Games 2021 Vietnam. Riau Ega Agatha Salsabila cs menang telak atas wakil tuan rumah.
Tim panahan Indonesia. Foto: Dok. NOC Indonesia
Jakarta -

Tim panahan beregu putra Indonesia berhasil mempertahankan medali emas di multievent SEA Games 2021 Vietnam. Riau Ega Agatha Salsabila cs menang telak atas wakil tuan rumah.

Bertanding di Hanoi National Sport Training Center, Rabu (18/5/2022), tim panahan Indonesia yang terdiri dari Riau Ega, Alviyanto Prastyadi Bagas, dan Arif Pangestu Dwi berhadapan dengan tim Vietnam (Duc Anh Chu, Van Linh Nong, dan Duy Nguyen).

Merah Putih menang atas Negeri Naga Biru dengan skor 6-2 di partai final. Atas keberhasilan itu, Riau Ega dkk tak hanya diganjar emas, tapi sekaligus mempertahankan gelar juara beregu putra.

Pada SEA Games edisi sebelumnya, tim Indonesia juga meraih prestasi yang sama. Bedanya hanya pada susunan pemain. Posisi Hendra Purnama digantikan Alviyanto Prastyadi Bagas.

Tim beregu putra Indonesia berhasil mempertahankan medali emas di multievent SEA Games 2021 Vietnam. Riau Ega Agatha Salsabila cs menang telak atas wakil tuan rumah.Tim beregu putra Indonesia berhasil mempertahankan medali emas di multievent SEA Games 2021 Vietnam. Riau Ega Agatha Salsabila cs menang telak atas wakil tuan rumah. Foto: Dok. NOC Indonesia

Sementara itu, Vietnam harus puas dengan perolehan medali peraknya. Sedangkan medali perunggu diraih tim Malaysia usai mengalahkan Filipina dengan skor 6-2.

Riau Ega bersyukur atas torehan yang dicapai timnya. Apalagi mereka sempat tertinggal 2 angka lebih dulu.

"Awal-awal kami memang masih beradaptasi dengan stage-nya dulu agar bisa merasakan feel-nya. Makanya waktu anak panah pertama, kami sempat turun. Tapi yang berlaga di sini rata-rata levelnya tinggi semua. Jadi kami tetap lakukan yang terbaik dan dapat hasil maksimal," kata Riau Ega dalam rilis tim CdM Indonesia.

Arif mengungkapkan hal senada. Menurutnya, kondisi ini sama seperti saat pertandingan 2019 di Filipina. Kala itu, situasi dan kondisi angin di venue pertandingan sama seperti di Vietnam saat ini.

"Jadi dari pengalaman kemarin, di seri (gim) pertama tadi digunakan untuk pengenalan anak panah. Setelah itu seri kedua sudah mantap dan langsung di gas terus," Arif menimpali.

Arif pun bersyukur karena proses adaptasi timnya terhadap angin dan situasi pertandingan relatif cepat. Dengan begitu, dapat membantu berhasil mengeluarkan performa maksimal. "Pada sesi latihan kemarin, angin lumayan kencang dari kanan ke kiri dan sebaliknya. Namun berbeda saat kami naik stage, justru tak ada angin," kata Arif.

Panahan masih berpotensi menambah perolehan medali karena ada wakil Indonesia yang juga turun di beberapa nomor pada final hari ini.

(mcy/krs)