PASI Harus Jawab Keluhan Odekta di SEA Games 2021

Tim Detikcom - Sport
Jumat, 20 Mei 2022 04:20 WIB
Odekta Elvina Naibaho
Foto: (NOC Indonesia)
Jakarta -

Peraih medali emas dan perak cabang atletik SEA Games 2021, Odekta Elvina Naibaho, mengeluh soal tidak dapat fasilitas. Pengurus PB PASI pun diminta untuk bersuara.

Atlet atletik nomor marathon Odekta Elvina Naibaho sukses meraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam. Dia mencatat waktu tercepat 2 jam 55 menit 27 detik, mengalahkan Christine Halllasgo (Filipina) dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 7 detik dan Ngoc Hoa Hoang Thi (Vietnam) dengan catatan waktu 2 jam 57 menit 35 detik yang harus puas meraih medali perak dan perunggu, Kamis (19/5/2022).

Namun dibalik prestasi itu, Odekta menyebutkan jika dirinya mempersembahkan emas itu untuk keluarga yang diklaimnya telah mengizinkan sekaligus mengeluarkan biaya untuk dapat berprestasi di Vietnam.

Pelari yang belum genap berusia 31 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah berjuang selama dua bulan belakangan tanpa mendapat biaya PB PASI atau Kemenpora, sehingga dia harus mengorbankan tidak hanya materi, namun juga terkuras secara emosi.

"Emas ini sebenarnya bukan hanya dihadiahkan untuk pengurus dan orang tua. Saya juga berjuang sejauh ini enggak dibiayai dua bulan, saya mengorbankan emosi, materi, masa muda, dan keluarga saya," kata Odekta usai meraih emas maraton putri SEA Games 2021, yang dikutip dari CNN Indonesia

"Saya ingin menyampaikan bahwa jangan hanya peduli ketika kita berhasil, tapi ketika gagal dibuang. Tolong untuk pengurus federasi dan apapun yang bersangkut paut di kepengurusan, tolonglah," ujar Odekta.

"Saya butuh pijat saja tidak ada. Saya sewa apartemen, invoice-nya enggak diganti. Tapi buat apa mempermasalahkan itu sebelum ada hasil," kata Odekta.

"Saya ingin memperlihatkan hasil dulu. Pengorbanan saya itu akhirnya terjawab ketika saya ikhlas. Ini pelajaran buat mereka (pengurus PASI), ayo bekerja sama-sama," ucap pelari 30 tahun tersebut.

Henny Maspaitella mantan pelatih nasional, yang juga merupakan Ketua Komisi Pelatih PASI Jawa Timur, tak percaya jika atlet tak mendapatkan fasilitas persiapan hingga keberangkatan ke ajang multi-event.

"Kalau itu kaitannya dengan PB PASI dan perlu ditelusuri, karena saya nggak percaya kalau Kemenpora tidak membayar keperluan atlet dan tidak mungkin juga kementerian tidak mengalokasikan dana untuk persiapan hingga keberangkatan atlet ke multi event seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade," ucap Henny.

"Ini harus ditelusuri dengan benar, karena kita juga baru mendengar dari satu sisi. Biar adil, perlu juga ditanya kebenaran omongan Odekta kepada sumber-sumber lainnya," tambah Henny.

Ketika dikonfirmasi ke pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang bertanggung jawab terhadap pembiayaan persiapan hingga keberangkatan atlet, sumber yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan MoU antara Kemenpora dan PB PASI sudah dibuat dan tak lama kemudian uang mengalir ke rekening induk organisasi.

"Semua anggaran setelah MoU langsung proses ke KPPN dan ketika cair langsung masuk ke rekening PB PASI. Jika belum dibayarkan, silahkan tanya ke manajer dan bukan menyalahkan pemerintah, sehingga bukan atlet bayar sendiri," ucapnya.

Lihat juga video 'Sambutan Hangat untuk Tim Esports Peraih Medali di SEA Games 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(ran/adp)