Adrian Mattheis Siap Bangkit, Mau Tarung Lagi dengan Alex Silva

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 15 Jun 2022 23:30 WIB
Adrian Mattheis
Adrian Mattheis siap tantang Alex Silva untuk ketiga kalinya (dok.ONE Championship)
Singapura -

Adrian Mattheis tak kapok usai ditaklukkan Alex Silva pekan lalu. Adrian bertekad untuk menghadapi Silva lagi di ring ONE Championship.

Duel ulang Adrian dan Silva dihelat di ONE 158 3 Juni lalu. Pada duel itu, Adrian tidak bisa mengulangi kemenangan TKO-nya Maret lalu dan harus menyerah di ronde pertama karena kuncian dari Silva.

Adrian pun menerima dengan lapang dada kekalahan itu karena memang ada perbedaan skill dalam kemampuan grappling-nya dengan Silva yang merupakan pemilik sabuk hitam Brazilian Jiu-jitsu (BJJ).

"Kalau Adrian tidak beban. Mau menang atau kalah itu sudah hal yang biasa. Jadi pembelajaran hidup untuk Adrian. Apapun keputusan wasit saya harus terima, berbeda dengan yang kemarin saat Silva dipukul KO dan dia tidak terima," ujar Adrian tentang hasil laga di ONE 158.

"Jadi saya terima dengan lapang dada. Ya memang benar wasit menghentikan pertandingan. Kan saya tidak tap out (tanda menyerah)," sambungnya dalam rilis kepada detikSport.

Adrian menjelaskan jika kekalahan kuncian tersebut karena ia kecolongan dan tidak sigap dalam melepaskan kaki kirinya dari cengkeraman Silva. Padahal satu kaki lainnya sudah lolos dan siap untuk mengajak Silva kembali adu baku hantam dalam posisi berdiri.

"Saya tidak nge-tap, tapi kaki kan sudah terputar sekali. Kalau tidak (dihentikan), mungkin bisa patah. Jadi itu adalah keputusan wasit saya harus terima dan respek juga ke beliau. Silva juga instruktur di Evolve MMA. Itu sesuatu yang Tuhan sudah siapkan di depan. Jadi saya terima kekalahan itu dengan lapang dada," jelas Adrian.

"Saya kecolongan. Jadi, pas saya keluar kaki saya tertinggal satu. Saya tidak mungkin cari alasan. Saya kalah, tapi itu jadi pembelajaran buat kita juga, toh . Mungkin saya harus memperdalam BJJ."

Meski kalah, Adrian rupanya tidak patah semangat dan dia mengaku ingin menantang Silva lagi di atas ring. Laga trilogi ini penting untuk misi Adrian menembus lima besar klasemen Divisi Strawweight ONE Championship dan menantang Joshua Pacio sebagai penghuni peringkat pertama.

Adrian tak takut dengan catatan Silva sebagai pemegang rekor kemenangan kuncian terbanyak, yakni sembilan.

"Kalau untuk laga kedua ini, hasilnya masih satu sama. Maunya saya ada laga ketiga biar tahu siapa yang menang, toh. Itu baru kita tahu siapa yang paling jago," jelas pria 29 tahun ini.

"Kalau kalah orang tidak perlu tahu alasan, tapi mereka tidak tahu kita punya perjuangan sampai situ bagaimana. Jadi apa yang orang lihat tidak seperti apa yang saya rasakan. Saya punya perjuangan hanya mau bikin orang bangga, kau tidak perlu tahu saya punya susah," pungkas petarung yang besar di Sorong, Papua Barat ini

Selanjutnya, ONE 159 akan hadir pada 22 Juli dengan menampilkan laga perebutan gelar Juara Dunia ONE Middleweight antara Reinier de Ridder menghadapi Vitaly Bigdash di partai puncak.



Simak Video "Bagnaia Kecelakaan Gegara Menyetir dalam Keadaan Mabuk"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/bay)