ADVERTISEMENT

Viral Ribut Penonton dalam Pertandingan Pencak Silat di Jatim

Tim Detikcom - Sport
Kamis, 30 Jun 2022 18:51 WIB
Laga silat Porprov Jatim ricuh
Laga Silat Porprov Jatim 2022 ricuh. (Foto: Tangkapan layar)
Jakarta -

Pertandingan Silat Poprov Jatim VII 2022 ricuh hingga viral di media sosial. Berikut penjelasan dari pihak panitia dan tim yang bertanding.

Pertandingan Silat Poprov Jatim VII 2022 berlangsung di GOR Wiabakti, Lumajang. Kericuhan terjadi usai pertandingan kelas A antara pesilat Jember, Puji Santoso, melawan atlet Surabaya, Septian Dwi Iksan.

Dalam sebuah momen, Puji dan Septyan beradu tendangan dan pukulan. Saat jarak dekat, Puji melepaskan empat pukulan ke Septyan ke arah bagian atas dada.

Septyan akhirnya terkapar, harus mendapatkan perawatan. Dia juga harus mendapatkan bantuan oksigen, kericuhan pun terjadi di tribune.

Saat dikonfirmasi soal video viral tersebut, Ketua Harian IPSI Jatim Huslih membenarkan kejadian ini. Ia menyebut, atlet dari Surabaya saat ini tengah menjalani perawatan.

"Iya benar kejadiannya, namun atlet dalam keadaan baik. Saat ini dalam masa perawatan," ungkap Huslih, Kamis (30/6/2022).

Laga silat Porprov Jatim ricuhLaga silat Porprov Jatim ricuh. Foto: Tangkapan layar

Puji akhirnya diputuskan didiskualifikasi Silat Poprov Jatim VII 2022 karena kejadian itu. Septyan akan bertanding di final. Hal ini memantik emosi dari pendukung hingga ofisial yang tak terima. Akibatnya, kericuhan terjadi di pertandingan. Sejumlah pendukung merangsek masuk lapangan, mengumpat hingga puncaknya merusak meja juri.

Saat ini, kondisi atlet Surabaya yang sempat cedera sudah membaik. Usai tim Jember didiskualifikasi, tim silat Surabaya berhasil melaju ke babak final kelas A putra menghadapi tim silat Gresik.

"Kondisi saat ini sudah membaik. Kita usahakan untuk memeriksakan ke dokter dulu. Setelah itu kalau dokter menyatakan fit, akan lanjut bertanding," kata pelatih tim silat Surabaya, Nur Asmi Rifa'i kepada detikJatim, Kamis (30/6/2022).

Nur menyebut meskipun secara fisik kondisi Septyan membaik. Namun, ada hal yang juga penting dilakukan. Yakni memastikan kondisi psikis Septyan juga baik usai kejadian tersebut. Pihaknya juga fokus menyiapkan hal ini.

"Insyaallah tadi yang agak kesulitan luka secara psikisnya. Secara psikis kita bangun moralnya, secara fisik kita siapkan agar dia mau bertahan dan berjuang. Di final nanti melawan Gresik," imbuhnya.

Meski sempat ricuh, keputusan tim juri telah diterima oleh kedua tim. Tim silat Surabaya pun melenggang ke final.

(cas/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT