ADVERTISEMENT

Muncul Analogi 'Sepakbola Monyet' Terkait Sanksi buat Atlet Rusia

Kris Fathoni W - Sport
Kamis, 14 Jul 2022 20:43 WIB
Russian Flag --- Image by  Royalty-Free/Corbis
Foto ilustrasi bendera Rusia: Internet/Royalty-Free/Corbis
Jakarta -

Atlet Rusia, dan Belarusia, sedang kena hukuman dari otoritas olahraga dan ada potensi dilarang tampil di Olimpiade. Ada yang menganggap sanksi itu masih bikin bingung dan menganalogikannya dengan 'sepakbola monyet'.

Analogi itu dimunculkan oleh legenda hoki es Rusia, Viacheslav Fetisov. Ia mengomentari komentar Craig Reedie, anggota kehormatan Komite Olimpiade Internasional, yang mengindikasikan agar para atlet Rusia bisa absen dari Olimpiade 2024 di Paris, Prancis, karena mereka takkan bisa ikut serta dalam ajang-ajang kualifikasi.

Fetisov, yang pernah meraih dua medali emas Olimpiade di bawah panji Uni Soviet pada dekade 1980-an, bereaksi keras atas pernyataan itu. Ia menuding otoritas olahraga internasional sedang kebingungan.

"Aku sangat kenal Reedie. Ia bilang atlet Rusia dan Belarusia bisa absen di Olimpiade karena mereka mungkin tidak bisa tampil di Olimpiade karena tidak bisa bersaing di kualifikasi," kata Fetisov kepada RIA Novosti.

"Ia sendiri yang merekomendasikan federasi-federasi tidak mengizinkan atlet (Rusia) dan kemudian kini ia yang bilang mereka tak bisa menjalani kualifikasi. Mereka (IOC) sudah menolak tim dengan nama khusus yang tidak melewati kualifikasi... Ada banyak hal yang tidak jelas."

Pernyataan itu kemudian dilanjutkan Viacheslav Fetisov dengan memberi analogi 'sepakbola monyet' untuk memberi penekanan pada situasi membingungkan pada saat ini.

"Hal terburuk dalam olahraga adalah ketika aturan mainnya berubah di tengah jalan. Ada istilah 'sepakbola monyet'," kata pria 64 tahun itu.

"Anda bisa bayangkan. Jika Anda memberi bola kepada monyet-monyet mereka akan menendangnya, tapi tak ada yang tahu harus lari ke mana atau mengapa (harus berlari)."

Untuk itu Fetisov menegaskan bahwa otoritas-otoritas olahraga harus ditekan agar memberikan penjelasan yang memuaskan berdasarkan alasan keputusan mereka. "Kebenaran harus dikejar lewat proses peradilan."

(krs/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT