ADVERTISEMENT

Usyk Makin Berotot Jelang Rematch Lawan Joshua, Yay or Nay?

Adhi Prasetya - Sport
Rabu, 10 Agu 2022 18:25 WIB
LONDON, ENGLAND - JUNE 29: Oleksandr Usyk walks in for the Oleksandr Usyk v Anthony Joshua 2 Press Conference on June 29, 2022 in London, England. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Usyk tampil dengan massa otot yang lebih besar jelang menghadapi Joshua. Foto: Getty Images/Alex Pantling
Dubai -

Oleksandr Usyk terlihat lebih kekar jelang pertarungan ulang tinju kelas berat melawan Anthony Joshua. Ada yang menilai ia akan semakin mengerikan, namun ada juga yang menyebut kondisi itu justru merugikannya.

Usyk dulunya bertanding di kelas penjelajah, karena itu tubuhnya kalah besar jika dibandingkan dengan Joshua. Namun hal itu justru menjadi kelebihannya, seperti yang terlihat di duel pertama pada September tahun lalu.

Ia menang angka meyakinkan dari petinju Inggris tersebut. Pergerakannya juga cepat, membuat Joshua kewalahan, bahkan hampir terjatuh andai tak diselamatkan bel tanda berakhirnya waktu. Namun sekarang fisik Usyk sudah berubah.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 25: Oleksandr Usyk celebrates after being crowned the new World Champion following the Heavyweight Title Fight between Anthony Joshua and Oleksandr Usyk at Tottenham Hotspur Stadium on September 25, 2021 in London, England. (Photo by Julian Finney/Getty Images)Usyk lebih 'kurus' saat mengalahkan Joshua pada September 2021. Foto: (Getty Images/Julian Finney)

Dalam video yang dirilis di media sosialnya, tubuh Usyk terlihat lebih besar dari sebelumnya. Bertambahnya massa otot petinju Ukraina tersebut juga terlihat dari video yang dikeluarkan Sky Sports.

Tampilan itu membuat sejumlah pihak ragu Joshua punya kesempatan untuk revans. Kalimat "raksasa" hingga "masalah besar untuk AJ" muncul di media sosial, mengomentari perubahan fisik sang juara bertahan. Joshua diyakini tak akan bertahan lama.

Namun eks petinju yang kini menjadi analis, Dave Coldwell menilai fisik yang besar justru akan merugikan Usyk. Ia dinilai akan menjadi lebih lambat dan lebih cepat lelah, terlebih mereka akan bertanding di Jeddah, Arab Saudi.



"Dari sudut pandang Usyk, saya paham jika dia akan lebih agresif dan akan mendaratkan pukulan yang lebih berbahaya, tapi mobilitas dan kecepatan yang menjadi aset terbesarnya juga akan terdampak," ujar Coldwell kepada Express.

"Kondisi itu akan membuatnya lambat. Jika kehilangan kecepatan, itu sama saja memberi lawanmu lebih banyak kesempatan untuk memukul. Saya percaya AJ hanya perlu fokus ke tubuh Usyk untuk menjatuhkannya."

Duel Oleksandr Usyk vs Anthony Joshua episode kedua akan berlangsung tanggal 20 Agustus 2022, atau kurang dari dua pekan lagi. Laga ini memperebutkan sabuk juara dunia kelas berat versi WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO.

(adp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT