ADVERTISEMENT

Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri di Perayaan Haornas 2022

Randy Prasatya - Sport
Rabu, 07 Sep 2022 22:40 WIB
Haornas
Wapres Ma'ruf Amin dijadwalkan hadiri Haornas 9 September (Foto: dok. Kemenpora)
Jakarta -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan persiapan dalam memperingati perayaan Hari Olahraga Nasional (Hanornas) ke-39. Ajang ini akan dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin.

Perayaan Haornas 2022 berlangsung di Stadion Batakan, Kalimantan Timur, pada hari Jumat, 9 September 2022 mendatang. Ma'ruf Amin dijadwalkan hadir dalam acara yang bertajuk Bersama Cetak Juara itu.

Panitia Haornas di bawah komando Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta bersama Kabag Humas Kemenpora, Indra Jayaatmaja ikut menghadiri geladi kotor, yang dilakukan pada Rabu (7/9/2022) malam di Stadion megah berkapasitas 40 ribu itu.

Perayaan Haornas 2022 ini sangat berbeda dari edisi dua tahun sebelumnya yang hanya dilakukan di Jakarta dalam ruangan tertutup (indoor) dan diikuti oleh para stakeholder olahraga secara virtual lantaran pandemi Covid-19 Peringatan Haornas ke-39 dengan konsep outdoor ini dipastikan akan melibatkan puluhan ribu masyarakat setempat.

Pemilik warung yang berada di depan Stadion Batakan, Udin dan isterinya, Fauziah memastikan peringatan Haornas ini akan menyedot penonton bukan hanya dari Batakan, namun masayarakat Samarinda dan Tenggarong juga datang. Apalagi, penonton tidak dipungut biaya.

"Acara yang pakai tiket saja ramai penonton apalagi peringatan Haornas tidak dipungut biaya alias gratis," kata Udin.

Menurut Udin dan Fauziah, Wakil Presiden Ma'ruf Amin baru pertama kali hadir di stadion Batakan yang merupakan home base tim sepakbola Persiba Balikpapan.

"Kami merasa senang Pak Wapres Ma'ruf Amin bisa hadir di Stadion Batakan yang menjadi pusat peringatan Haornas ke-39. Begitu juga dengan kehadiran Menpora Zainudin Amali," katanya.

Sebelum bergulirnya puncak peringatan Haornas ke-39, Udin dan Fauziah mengaku sudah merasakan manfaat dengan adanya berbagai acara yang digelar di Stadion Batakan.

Seperti ajang pesta musik Sound Session yang menampilkan grup band Noah serta Bunga Citra Lestari dan juga sebelumnya digelar Turnamen Sepakbola Asian School Football U-18 Championship.

"Biasanya dagangan kami laku keras dan suka kehabisan stok. Makanya, kami berharap akan ada kegiatan terus di Stadion Batakan," imbuhnya.

Tema yang diusung pada Haornas 2022 memang sejalan dengan semangat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), dimana ujung dari sebuah pembinaan olahraga adalah mencetak juara di pentas dunia, seperti Olimpiade serta kejuaraan dunia. Guna mewujudkan hal itu dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak.

"Tema peringatan Haornas yang ke-39 pada tahun 2022 ini adalah Bersama Cetak Juara. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, semangatnya adalah kerjasama, kolaborasi, sinergi, sehingga tidak bisa sendiri-sendiri untuk mencetak juara," ucap Menpora Amali.

Pada DBON memang disebutkan, terdapat 17 Kementerian/Lembaga, 34 Provinsi serta seluruh Kabupaten/Kota yakni 517, harus bersama-sama bergerak dalam mencetak atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.

"Tema Haornas kali ini intinya implementasi dari DBON, disamping turut mensosialisasikan undang-undang baru yakni UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang disahkan beberapa waktu lalu oleh DPR RI," tutur Menpora Amali.

Perayaan Haornas yang ke-39 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur ini, menurut Menpora Amali, sekaligus memperkuat komitmen menyukseskan Ibu Kota Nusantara (IKN), sebagai barometer pemerintahan Indonesia yang baru ke depannya.

"Melalui sektor olahraga juga turut menguatkan komitmen nasional terhadap Ibu Kota yang baru yakni IKN, dimana wujud kongkritnya adalah sebagai barometer pemerintahan, disitu pula kebijakan, kemudian implementasi DBON juga akan dikomandani dari Ibu Kota yang baru, bahkan bapak Presiden Joko Widodo pun telah memerintahkan untuk membuat sports canter di IKN," pungkas Menpora.



Simak Video "Wapres: Kita Mengarah dari Pandemi ke Endemi, Tapi Masih Perlu Dikaji"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT