ADVERTISEMENT

Citra Febrianti Sudah Dapat Medali, Ingin Foto Bareng Presiden Jokowi

Mercy Raya - Sport
Minggu, 18 Sep 2022 13:50 WIB
Lifter Citra Febrianti dalam prosesi pengalungan medali perak kelas 53 kg putri Olimpiade 2012 dari International Olympic Committee Member Erick Thohir, di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (18/9/2022).
Foto: Mercy Raya/detikcom
Jakarta -

Impian lifter Citra Febrianti dikalungi medali perak Olimpiade London 2012 sudah terwujud. Kini ia mengungkap harapan lain: berfoto dengan Presiden Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan Citra usai prosesi pengalungan medali perak kelas 53 kg putri dari International Olympic Committee Member Erick Thohir, di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (18/9/2022).

Citra mendapatkan haknya usai menunggu selama 10 tahun. Ia berhak atas realokasi medali perak setelah IOC mendiskualifikasi peraih medali emas Zulfiya Chinshanlo (Kazakhstan) pada 19 Oktober 2016 serta peraih perunggu Cristina Lovu (Moldova) pada 10 November 2016. Keduanya terbukti positif doping berdasarkan klasifikasi baru Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).

"Saya berharap untuk yang terakhir ini, saya bisa dapat momen dan foto bersama Bapak Presiden seperti rekan-rekan yang lain. Karena setelah 14 tahun saya menjadi atlet, tidak ada momen foto dengan Bapak Presiden," kata Citra.

Medali perak Olimpiade 2012 London itu Citra persembahan untuk keluarganya. Ia menilai keluarganya selama ini sudah berjuang menemaninya mendapatkan haknya sebagai seorang peraih medali Olimpiade.

"Medali perak ini untuk anak-anak saya yang sudah benar-benar berjuang. Dari nol, dari mereka bayi sampai mengurusi ibunya untuk mendapatkan haknya dan ini buat anak saya. Saya juga berterima kasih kepada Komite Olimpiade Indonesia, Pak Okto, dan semuanya yang sudah membantu perjuangan saya untuk mendapatkan medali perak ini," sebut Citra yang kini sudah memutuskan pensiun.

Tak lupa Citra juga menitipkan pesan kepada para juniornya di angkat besi. Ia berharap para atlet saat ini untuk bisa lebih fokus dan bersemangat saat bertanding.

"Jangan melakukan hal-hal di luar nalar yang bisa merugikan di masa depan, lakukan dengan hal positif. Tidak sah ikut-ikut teman senang-senang yang bisa merugikan kita sendiri. Fokus bertanding, mati-matian berusaha mau juara. Mau berhasil itu butuh perjuangan dan melalui proses sakit dulu. Dari rasa sakit itu prosesnya, nanti kita akan memetik keberhasilan," ungkap Citra.

Sementara itu Ketua Umum KOI Raja Sapta memuji kegigihan Citra untuk mendapatkan medali perak Olimpiade 2012 London. Ia juga mengapresiasi perjuangan Citra yang telah membuktikan tidak ada pengorbanan yang sia-sia bagi seorang clean athlete yang telah bertanding dengan jujur dan bersih tanpa menggunakan doping.

"Sekali lagi, setelah penantian panjang Citra mendapatkan medalinya. Apa yang dicontohkan Citra merupakan bagian dari nilai-nilai yang ada di Olympic Charter, salah satunya fairness atau kejujuran dengan tidak menggunakan doping," kata Okto.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT