Voli Piala Kapolri Sampoerna Hijau 2006
Tangerang Sebagai Tuan Rumah
Rabu, 12 Jul 2006 19:13 WIB
Jakarta - Bencana gempa di Yogyakarta memaksa panitia penyelenggara Kejuaraan Bola Voli Piala Kapolri Sampoerna Hijau 2006 mencari tempat pengganti. Tangerang akhirnya terpilih tuan rumah turnamen tersebut.Seperti dalam rilis yang diterima detiksport, rencana awal sebenarnya bukan Tangerang yang akan menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan itu, melainkan Yogyakarta. Namun, karena gempa menghancurkan GOR Among Rogo di Yogyakarta, maka tempat pertandingan dialihkan. Tangerang ditunjuk sebagai tuan rumah pada pertandingan babak kedua pada 15-19 Agustus di GOR Tangerang. Selain Tangerang, GOR Wilis di Madiun juga akan menjadi tuan rumah babak kedua kejuaraan yang melibatkan 31 provinsi tersebut, pada 16-20 Agustus. "Karena tidak memungkinkan untuk menggelar kejuaraan itu di Yogyakarta, maka kita menunjuk Tangerang sebagai tuan rumah," jelas Sekum PP PBVSI Nyoman Sukesna.Babak ketiga turnamen yang hanya bisa diikuti oleh pemain yang berusia 25 tahun ke bawah itu akan diselenggarakan di GOR Citra Arena di Bandung. Sementara babak semifinal dan final akan dilaksanakan di GOR Tridarma, Gresik. Sebelum babak kedua digelar, ada enam kota yang akan melaksanakan babak pertama. Babak pertama dilaksanakan menggunakan sistem rayon di enam kota di berbagai provinsi. Rayon I dilaksanakan di GOR Tengku Abdul Jamal, Batam pada 16-20 Juli. RRayon ini diisi oleh NAD, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bangka Belitung, dan Riau. Dari rayon ini, nantinya akan diambil tiga tim terbaik untuk melaju ke babak kedua.Selanjutnya, Rayon II dilaksanakan di GOR Saburai, Lampung pada 17-19 Juli. Rayon II melibatkan Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Dua tim teratas berhak melaju ke babak kedua. Rayon terberat, adalah Rayon III yang dihuni tim-tim yang selama ini mendominasi berbagai kejuaraan antardaerah, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Dua tim terbawah akan gagal ke babak kedua. Rayon III dilaksanakan di GOR Bima, Cirebon pada 26-30 Juli. Kemudian, Rayon IV digelar di GOR Segiri (23-25 Juli), Samarinda yang melibatkan empat daerah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Dari rayon ini, nantinya akan diambil dua tim teratas.Rayon V melibatkan tim-tim dari Pulau Sulawesi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Pada kejuaraan yang digelar pada 23-27 Juli di GOR Andy Matalata ini, tiga tim terbaik berhak ke babak kedua. Rayon terakhir (VI), diisi enam tim dari berbagai pulau, yakni Bali, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Dari enam tim ini yang bertarung di GOR Ngurah Rai ini, hanya tiga tim yang berhak ke babak kedua. (erk/)











































