Eko Yuli dan Luluk Kuasai Kejurnas Angkat Besi 2022

ADVERTISEMENT

Eko Yuli dan Luluk Kuasai Kejurnas Angkat Besi 2022

Mohammad Resha Pratama - Sport
Sabtu, 29 Okt 2022 02:50 WIB
Eko Yuli Irawan-Luluk Diana rajai Kejurnas Angkat Besi 2022, Jumat (28/10/2022), Sentul, Bogor, Jawa Barat
Eko Yuli dan Luluk Diana kuasai Kejurnas Angkat Besi 2022 (dok.PB PABSI)
Bogor -

Kejuaraan Nasional Angkat Besi Pupuk Indonesia 2022 sudah selesai. Dua lifter Jawa Timur Eko Yuli Irawan dan Luluk Diana merajainya.

Kejurnas yang dihelat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, itu berakhir Jumat (28/10). Atlet senior Eko Yuli yang tampil di kelas 67 kg merebut tiga emas.

Sementara itu, Luluk Diana juga merebut tiga emas di kelas 49 kg. Jawa Timur memang berjaya di ajang ini dengan torehan 13 emas dan dua perak.

Sementara itu, Jambi jadi runner-up dengan 8 emas dan 4 perak disusul Aceh dengan 6 emas dan 3 perunggu. Lifter Jambi M Ripqy Ramadhan memecahkan rekor nasional di angkatan Clean and Jerk pada kelas 85 kg.

Ripqy memecahkan rekornya sendiri di PON Papua 2020, dari 183 kg menjadi 185 kg,

"Saya sebenarnya mencoba untuk menembus angka 195kg untuk menguji mental saya.Tapi, akhirnya gagal. Saya akan mencoba kembali tahun depan di ajang Pra-kualifikasi PON," ujar Ripqy dalam rilis kepada detikSport.

Ini jadi kali kedua PT Pupuk Indonesia mensponsori turnamen angkat besi yang diselenggarakan PB PABSI, setelah Kejuaraan Angkat Besi Junior di Yogyakarta September lalu.

Sekjen PB PABSI Djoko Pramono mengapresiasi langkah PT Pupuk untuk mensponsori turnamen ini, sehingga bisa memberikan wadah untuk para atlet berbakat daerah bersaing di level nasional.

"Tahun depan, Insya Allah kami dipercaya oleh Pupuk Indonesia untuk menggelar sebanyak 3 Seri lagi, " papar Djoko.

Tiga seri tersebut di antaranya adalah Kejurnas Remaja, Kejurnas Junior, serta Kejurnas Senior yang juga sekaligus pelaksanaan Pra-Kualifikasi PON Aceh-Sumut 2024.

"Khusus untuk Kejurnas Senior yang juga merupakan ajang Pra-PON. Kami berharap agar semua daerah dapat mengirimkan atletnya di ajang ini. Selain itu, kami tetap berkomitmen untuk mempertandingkan sebanyak 10 kelas putra dan 10 kelas putri."

Djoko juga meminta agar daerah lebih banyak lagi mengirimkan atletnya di kelas 81 kg ke atas. Pasalnya prestasi atlet di level tersebut sangat mumpuni.

Terakhir, Ketua Penyelenggara, Hadi Wihardja, senang ajang ini bisa berlangsung meriah dengan adanya lifter-lifter nasional yang baru muncul dan punya bakat luar biasa. Sebab, banyak lifter pelatnas yang tabsen karena tengah berkonsentrasi untuk mengikuti Kejuaraan Dunia di Kolombia bulan Desember.



Simak Video "Guru-Siswa SMAN di Pacitan Sujud Syukur Rayakan Luluk Juara Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT