FIA WEC 2022: Sean dan WRT #31 Tutup Musim dengan Kemenangan

ADVERTISEMENT

FIA WEC 2022: Sean dan WRT #31 Tutup Musim dengan Kemenangan

Mohammad Resha Pratama - Sport
Minggu, 13 Nov 2022 12:15 WIB
Sean Gelael dan WRT #31 menangi 8 Hours of Bahrain, Sabtu (12/11/2022) malam WIB.
Sean Gelael dan WRT #31 menangi 8 Hours of Bahrain (dok.Team WRT)
Sakhir -

Sean Gelael dan Team WRT #31 menutup FIA WEC 2022 dengan manis. Mereka memenangi balapan 8 Hours of Bahrain dan jadi runner-up LMP2.

WRT #31 yang start dari posisi kedelapan butuh kerja keras untuk bisa menjaga peluang juara umum LMP2, Sabtu (12/11/2022) malam WIB. Mereka harus menang di Bahrain International Circuit sambil berharap JOTA #38 finis kesembilan atau lebih buruk.

Sean yang diberi tugas pertama sedari start langsung tancap gas dan memperbaiki posisi tim ke urutan kelima. Sean mampu bertahan dari serangan pebalap Algarve Pro #45 James Allen sebelum menyusul Roberto Gonzalez dari JOTA #38.

Setelah itu, Sean menyerahkan mobil ke Rene Rast yang tampil gemilang untuk bisa menyalip beberapa pebalap, seperti Joshua Pierson (United Autosports USA 23), Lorenzo Colombo (Prema Orlen #9), dan Philip Hanson (United Autosports 22).

WRT #31 berada di posisi pertama saat Sean mengambil alih kemudi dari Rast. Posisi pertama masih dipertahankan oleh Sean, sebelum diperlebar saat Robin Frinjs mengemudikan.

Dia bahkan mencatatkan fastest lap LMP2 dengan 1 menit 51,732 detik. Insiden terjadi ketika mobil berpindah ke Rast. .Tak lama setelah keluar dari pit, dia bersenggolan dengan pebalap Inter Europol Alex Brundle di T8.

Sekilas, Rene menyundul Alex. Namun steward menyimpulkan kesalahan ada di Alex karena yang pertama dia sudah di-overlap dan diberi bendera biru. Sementara kedua, dia menutup jalan Rene. Alex kena penalti 1 menit berhenti saat pit stop.

Insiden itu tak mengganggu WRT #31 untuk jadi juara di seri terakhir dengan keunggulan 49, 264 detik atas United Autosports. Sayangnya, hasil itu tak cukup mengantarkan jadi juara umum LMP2 karena JOTA #38 finis ketiga.

Meski gagal jadi juara umum, Sean tetap senang karena tim bekerja keras musim ini dengan merebut tiga kemenangan. Ini berbeda dengan saat debutnya di LMP2 musim lalu yang tanpa kemenangan bersama JOTA #28.

"Saya bahagia karena tiga hal, menang di Bahrain, menang tiga kali secara total, dan khusus pribadi kembali jadi runner-up kelas LMP2. Tim sepanjang tahun bekerja dengan baik dan saya sangat berterima kasih untuk itu. Saya baru sadar bahwa Belgia itu keren bukan hanya karena wafel dan cokelat," ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.

Robin mengapresiasi usaha Sean di awal lomba untuk membawa tim menapak naik setelah hasil buruk di kualifikasi.

Sean Gelael dan WRT #31 menangi 8 Hours of Bahrain, Sabtu (12/11/2022) malam WIB.Sean Gelael dan WRT #31 menangi 8 Hours of Bahrain, Sabtu (12/11/2022) malam WIB. Foto: dok.Team WRT

"Dia melakukan start dengan baik dan menjauhi masalah. Rene membawa ke P1 dan saya tinggal mempertahankannya. Menang tiga kali dari enam balapan tentu hebat," ujar pebalap Belanda itu.

"WRT memperlihatkan diri sebagai tim terbaik hari ini. Mobil sangat cepat, pit stop bagus, strategi oke, dan para pebalap juga berada di level tertinggi. Saya sangat senang walau kami gagal jadi juara LMP2," timpal Rast.

WRT #31 mengakhiri musim di peringkat dua klasemen LMP2 dengan 116 poin hasil tiga kemenangan di Spa, Fuji, dan Bahrain serta sekali runner-up di Sebring.

Meski paling banyak menang, kegagalan finis di Le Mans dan posisi ke-12 di Monza membuat WRT #31 gagal berada di puncak saat akhir musim.

Klasemen Akhir LMP2

1. JOTA #38 - 137 poin
2. WRT #31 - 116 poin
2. United Autosports USA #23 - 113 poin
3. Realteam by WRT #41 - 96 poin

(mrp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT