8 Lifter RI Saling Bentrok di 4 Kelas Kejuaraan Dunia 2022

ADVERTISEMENT

8 Lifter RI Saling Bentrok di 4 Kelas Kejuaraan Dunia 2022

Mercy Raya - Sport
Selasa, 29 Nov 2022 15:30 WIB
Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah melakukan angkatan
Delapan lifter Indonesia saling bentrok di empat kelas Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Bogota, Kolombia. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta -

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Bogota, Kolombia, bakal lebih ketat dari tahun sebelumnya. Selain jumlah atlet negara yang full team, khusus Indonesia akan saling bersaing di empat kelas.

Indonesia menurunkan 12 lifternya dari 20 kelas yang akan dipertandingkan di single event yang merupakan kualifikasi pertama angkat besi untuk pengumpulan poin Olimpiade 2024 Paris. Namun, delapan lifter Indonesia di antaranya akan saling bentrok guna mendapatkan total angkatan terbaik.

Menukil laman IWF.net, Indonesia mengikuti delapan kelas, yang empat di antaranya terdiri dari dua lifter. Mereka ialah Eko Yuli Irawan yang akan bersaing dengan kompatriotnya, Ricko Saputra, di kelas 61 kg putra. Kemudian di kelas 73 kg ada Rizki Juniansyah yang akan beradu kuat dengan Rahmat Erwin Abdullah.

Sedangkan dari kategori putri, kelas 59 kg diisi Natasya Beteyob dan Nelly. Serta Restu Anggi yang akan bersaing dengan rekannya di Pelatnas PABSI Kwini, Tsabitha Alfiah Ramadani, di kelas 71 kg.

Menajer Tim Pelatnas Angkat Besi Pura Darmawan mengatakan, tak masalah dengan komposisi tersebut. Menurutnya, mereka tetap bisa bersaing untuk memperebutkan ranking 10 besar.

"Sekarang itu kan sistem poin kualifikasi Olimpiadenya berdasarkan total angkatan. Jadi atlet yang ranking 1-10 yang akan diambil. Nah, karena ini baru kualifikasi pertama. Jadi mau tak mau harus tetap mengamankan masuk 10 besarnya dulu. Tak pedulu medali, terpenting total angkatannya bagus dulu," kata kata Pura kepada detikSport, Selasa (29/11/2022).

"Nanti dari sana akan diambil atlet ranking 1-10 dari tiap kelasnya. Mudah-mudahan di antara mereka bisa masuk," ujarnya.

IWF sendiri mencatat ada enam event yang digunakan sebagai kualifikasi Olimpiade. Selain Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Bogota, Kolombia, 5-16 Desemer 2022.

Tahun depan juga ada IWF World Championship yang diseleggarakan di Riyadh, Saudi Arab, European Championship di Yerevan, (1-30 April), Kejuaraan Asia di Jinju, Korea Selatan, pada 3 -13 Mei, Pasific Games + Oceania Senior Championship di Honiara, 20-24 November, dan Oceania Senior, Junior, & Youth Championship di Auckland, Selandia Baru, 23-25 Februari.

Indonesia kemungkinan hanya mengikuti Kejuaraan Dunia di Riyadh dan Kejuaraan Asia di Jinju. "Sebenarnya ada satu kualifikasi lagi di Phuket tahun 2024, cuma jadwalnya masih belum," kata Pura.

"Pokoknya sampai terakhir menjelang olimpiade, para atlet kami harus masuk 10 besar. Sebab, ini peringkatnya bisa naik turun, jadi tergantung kita ikut terus kualifikasi dan total angkatannya. Target kami tentu sebanyak-banyaknya bisa lolos," Pura mengharapkan.



Simak Video "Atlet Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Angkat Besi Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT