Menjajal Jalur Sepeda Terpanjang Dunia di Qatar

ADVERTISEMENT

Laporan dari Qatar

Menjajal Jalur Sepeda Terpanjang Dunia di Qatar

Lucas Aditya - Sport
Selasa, 13 Des 2022 08:15 WIB
jalur sepeda di Qatar
Foto: Lucas Aditya/detikcom
Lusail -

Qatar mempunyai jalur sepeda yang tercatat di buku rekor dunia. Bagaimana rasanya menjajal trek yang masuk ke dalam rekor dunia?

Terbentang dari Qatar University sampai Al-Khor, ada sejauh 32,869 kilometer jalur sepeda tanpa putus yang dibangun Qatar. Jalur itu diselesaikan pada 11 Februari 2020.

Di jalur khusus ini, pesepeda tak perlu khawatir mendapatkan gangguan dari pengguna moda transportasi lain. Tapi, pesepeda harus memberi jalan ke peleton yang mempunyai kecepatan lebih cepat.

Komunitas pesepeda dari Indonesia juga memanfaatkan jalur ini untuk berolahraga. Salah satunya adalah Maulana Kurniawansyah yang menemani detik.com menjajal jalur sepeda ini.

"Sudah sering sekali, hampir setiap minggu. Tidak setiap hari, ada yang tiga kali seminggu, dua kali seminggu, sekali seminggu. Yang pasti kalau grup dari teman-teman di sini Senin malam atau Jumat pagi," kata Iwan kepada detik.com.

"Ini salah satu trek paling oke untuk sepeda. Jalannya mulus, lebar, tidak ada mobil, tidak takut terserempet motor, tidak terserempet Metro. Beda banget kalau di Jakarta mix dengan kendaraan umum," kata Iwan.

Detik.com tak menjajal trek secara utuh. Hanya sampai di titik satu water station, yang secara PP berjarak 40 kilometer. Stadion Lusail, Sirkuit Lusail, dan bentangan beberapa taman menjadi pemandangan yang dilihat detik.com selama menjajal trek.

jalur sepeda di QatarJalur sepeda di Qatar Foto: Lucas Aditya/detikcom

Dengan makin banyaknya konflik pesepeda dan pengendara kendaraan bermotor di Jakarta, Iwan mengungkap harapan agar kelak di Indonesia ada jalur yang serupa.

"Harapan pasti ada ya. Tapi, kita juga mengerti sendiri, mungkin agak susah kalau dibikin yang seperti ini. Kalau memang ada jalur sepeda sudah menjadi nilai plus tersendiri," kata Iwan.

Iwan kemudian mengungkapkan komunitas-komunitas sepeda yang dia ikuti. Dia menyebutnya sebagai ajang untuk bersilaturahmi.

"Di Qatar, kami tergabung ke dalam rumah besar komunitas pesepeda Indonesia atau KOPI. Di grup kecil ada Raurus ada Pesepeda Qatar dan teman-teman lain dari Mesaieed atau Al-Khor. Berdirinya dari 2019.

"Biasanya kami ada kegiatan long ride bareng, KOPI biasanya mempunyai beberapa event sendiri. Ada race, jalan-jalan keliling Qatar. Ada main-main ke jalur gravel di Mesaieed. Jadi ajang silaturahmi," kata dia menambahkan.

Lihat juga Video: 'Senjata' Maroko yang Diwaspadai Varane

[Gambas:Video 20detik]




(cas/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT