Program Akademi Taekwondo Cari Dukungan Menpora
Rabu, 02 Agu 2006 19:03 WIB
Jakarta - Program Akademi Taekwondo Indonesia dirasa masih jalan di tempat. Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) pun berencana mencari dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga.Dituturkan Sekjen PB TI Ade Lukman, seiring dengan perkembangan olahraga Taekwondo di Indonesia maka dibuatlah program akademi, di mana para peminat olahraga asal Korea ini bisa meningkatkan kemampuan, sekaligus ditargetkan sebagai penemuan bibit calon atlet berprestasi.Program dari PB TI ini sudah mendapat dukungan dari negara Korea dan Federasi Taekwondo Dunia (WTF). Namun sayang dukungan dari dalam negeri dirasa kurang. Pihak PB TI pun berencana untuk bisa mendapat dukungan dari pihak pemerintah, dalam hal ini kemenpora yang dipimpin Adhyaksa Dault."Program Akademi ini masih berjalan di tempat. Padahal sudah ada dukungan dari Korea dan WTF. Kami akan mencoba minta support dari menpora karena program ini ingin sekali kami wujudkan," ujar Sekjen PB TI Ade Lukman di Gedung KONI Pusat, Rabu (2/8/2006).Selain program akademi ini, dalam menghadapi Asian Games 2006, beberapa atlet pelatnas rencananya akan dikirim ke Korea selama dua bulan. Tepatnya ke Universitas Yoong In di mana universitas ini memiliki fakultas olahraga dengan jurusan Taekwondo. Hadirnya Sekjen WTF Moon Dong Ho di Jakarta saat ini dirasakan bisa mempercepat proses penandatanganan MOU dengan Universitas Yoong In dan Busan City Taekwondo Federation dengan pihak PB TI mengenai rencana pelatihan itu. (erk/)











































