Mahasiswa Tolak Riau Jadi Tuan Rumah PON

Mahasiswa Tolak Riau Jadi Tuan Rumah PON

- Sport
Kamis, 10 Agu 2006 18:31 WIB
Pekanbaru - Mahasiswa menolak rencana Pemprov Riau yang ingin menjadi tuan rumahPON XVIII pada tahun 2012. Mahasiswa menuding pelaksanaan pesta olah raga selain akan menjadi ajang korupsi, juga memiliki tujuan politik untuk pilkada tahun 2008 mendatang.Penolakan sebagai tuan rumah PON ini disampaikan sekitar 100 mahasiswa Universitas Negeri Riau (UNRI) di Gedung DPRD Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru, Kamis (10/8/20006). Dalam orasinya mahasiswa menyebut, pelaksanaan PON pada tahun 2012 mendatang hanya sebagai upaya kepentingan politik kelompok tertentu. Kepentingan politik ini tidak terlepas sebagai bentuk promosi dalam Pilkada Gubernur Riau tahun 2008 mendatang."Selain bernuansa politis, rencana PON ini hanya akan menghamburkan uang rakyat. Estimasi dana yang mencapai Rp1 triliun yang akan dianggarakan setiap tahunnya dalam APBD Riau nantinya cuma ajang proyek para pejabat," kata mahasiswa dalam orasinya.Mahasiswa yang mengenakan jas almater warna biru muda ini menyebut, Riau sendiri secara fakta belum memiliki faslitas sarana penunjang olahraga yang layak. Kondisi ini sangat memungkinkan pelaksanaan PON hanya bertujuan untuk mengejar proyek ketimbang prestasi olahraga.Dalam pernyataan sikapnya, yang ditandatangani, Ade Arnas, BEM Fisip UNRImengaskan, mahasiswa Riau tidak mendukung Provinsi Riau yang saat ini tengah berjuang di KONI Pusat untuk bisa menjadi tuan rumah PON pada tahun 2012."Pelaksanaan PON cuma menghamburkan uang rakyat," tegas Ade dalam pernyataan sikapnya.Mahasiswa ini juga mendesak anggota dewan, untuk menolak laporanpertanggungjawaban (LPJ) tahunan Gubernur Riau, Rusli Zainal. Terkecuali itu, mereka juga mendesak adanya audit dana ormas miliran rupiah di Pemporv Riau yang dituding tidak jelas tujuannya."Bila tuntutan kami ini tidak dikabulkan, kami akan mendatangkan massa yang lebih banyak lagi. Kami sangat tidak setuju Riau ini jadi tuan rumah PON, karena rakyat Riau sendiri 40 persen masih hidup di bawah garis kemiskinan," kata Ade.Anggota Komisi E Bidang Olahraga, EDI Ahmad RM yang menerima aspirasi mahasiswa mengatakan, bahwa tidak ada alasan logika, bila Riau bisa menjadi tuan rumah PON. Sebab, sarana olah raga serta prestasi olah raga di Riau sendiri sangat minim."Mana ada prestasi olahraga yang bisa kita banggakan selama ini. Kalau PON tetap dipaksakan juga, percayalah ini akan membuka peluang untuk merekrut olahragawan dari luar Riau. Lantas apa hal seperti ini yang kita harapkan," tegas Edi disambut meriah oleh mahasiswa.Secara pribadi, anggota dewan dari Partai PDK, menegaskan, bahwa dirinya tidak mendukung Riau menjadi tuan rumah PON. Namun, aspirasi mahasiswa atas penolakan PON ini nantinya akan dibawa dalam rapat komisi dan fraksi di DPRD Riau."Selanjutnya DPRD Riau akan menentukan sikap rencana Riau sebagai tuan rumah PON itu," kata Edi.Menjawab pertanyaan detikcom, tuan rumah PON yang dituding mahasiswa bernuasa politis untuk kepentingan pilkada Gubernur Riau pada tahun 2008 mendatang, Edi tidak banyak bicara.Sementara itu, saat ini KONI Pusat tengah menggodok untuk menentukan siapa tuan rumah POBN ke XVIII tersebut. Diperkirakan, dalam pekan ini juga, KONI Pusat akan menentukannya.Ada tiga provinsi yang saling ngotot ingin menjadi tuan rumah dalam pesta akbar olahraga itu. Selain Riau, Jabar dan Jatim yang dianggap lebih siap dari segi sarana olahraganya juga menginginkan sebagai tuan rumah. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads