Komite Olimpiade Asia Pilih Gamelan Indonesia
Selasa, 29 Agu 2006 17:23 WIB
Jakarta - Mempunyai misi menjalin perdamaian di kawasan Asia, Komite Olimpiade Asia (OCA) akan membuka markas barunya dengan penampilan seni budaya negara-negara Asia. Dan Indonesia dipilih OCA dengan seni gamelannya.Terpilihnya Indonesia oleh OCA merupakan kehormatan tersendiri. Mengingat tak semua negara Asia terpilih untuk tampil membawa kebudayaannya di saat pembukaan markas baru OCA di Kuwait pada awal 2007 nanti.Kehormatan itu sendiri disampaikan langsung oleh Direktur Kebudayaan OCA, Dr. Amir Jafffer yang kini tengah berada di Jakarta dalam kunjungannya pertama kali ke Indonesia. Jaffer diterima oleh Ketua Umum KONI Agum Gumelar, Selasa (29/8/2006)."Bagaimana pun ini adalah kehormatan bagi kita untuk tampil di markas baru OCA. Tidak semua negara Asia terpilih," ujar Agum kepada wartawan di Gedung KONI, Jakarta.Dijelaskan Jaffer, terpilihnya Indonesia karena bukan saja karena kebudayaannya yang menarik. Negara yang dipilih untuk tampil adalah mereka yang pernah menyelenggarakan Asian Games."Cina dan Jepang juga tampil. Tak semua negara Asia dipilih untuk menampilkan kebudayaannya saat pembukaan kantor OCA nanti," ungkap Jaffer.Sementara mengenai pemilihan gamelan, Jaffer mengaku musik gamelan sudah sangat populer di dunia. "Saya sendiri main gamelan. Saat ada pementasan kebudayaan di Amerika Serikat, gamelan menjadi musik yang paling diminati," tutur Jaffer.Sedangkan menyinggung faktor kebudayaan di Asian Games 2006, Qatar, Jaffer mengaku telah banyak melakukan persiapan. "Qatar sangat ingin mengalahkan penyelenggaraan Olimpiade Athena. Sisi kebudayaan juga sudah sangat siap, pokoknya akan ada kejutan," tandasnya.Foto: Amir Jafffer (detiksport/ ErikaRiswanti). (erk/)











































