Riau Adakan Porda Persiapan PON XI di Kaltim

Riau Adakan Porda Persiapan PON XI di Kaltim

- Sport
Jumat, 08 Sep 2006 19:17 WIB
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan Pekan Olahraga Daerah (Porda) dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XI di Kaltim. Dalam Porda ini pihak panitia mengutamakan 12 cabang olahraga. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Porda Riau, U Amiruddin kepada wartawan di Gedung Olahraga Riau, Jl Diponegoro, Jumat (8/9/2006) di Pekanbaru. Menurutnya dalam Porda ke V ini diikuti 11 kabupaten dan kota se Riau. Pelaksanaan Porda sendiri baru akan dibuka secara resmi pada Sabtu (9/9/2006) oleh Gubernur Riau, Rusli Zainal di stadion Rumbai, Pekanbaru. "Porda ke V ini seluruh kabupaten dan kota di Riau sudah mendatangkan atletnya beserta pelatih dengan jumlah 2.254 orang. Mereka sudah sampai di Pekanbaru sejak kemarin sore," ujar Amiruddin. Dia menjelaskan, Porda ke V yang dilaksanakan di Pekanbaru ini, hanya memperlombakan 12 cabang olahraga. Bidang yang diperlombakan yakni, atletik, bulutangkis, bola voli, basket, karate, pencak silat, renang, sepakbola, sepaktakraw, tenis lapangan, tenis meja, dan taekwondo. "Dari 12 cabang olahraga ini, merupakan pilihan utama kita dalam rangka persiapan PON ke XI tahun 2008 di Kaltim mendatang. Dari Porda ini diharapkan akan bisa menjaring para atlet yang berprestasi untuk bisa kita persiapkan dalam PON yang waktunya hanya tinggal 2 tahun lagi," jelas Amiruddin. Selain 12 cabang olahraga yang diperlombakan dalam Porda, lanjut Amiruddin, pihaknya juga tengah mempersiapkan diri untuk membina para atlet untuk PON ke XII yang akan diselenggaraan di Riau sendiri. "Selain mempersiapkan kontingen kita dalam PON ke XI, kita juga sudah membina sejumlah atlet untuk PON ke XII tahun 2012 mendatang di mana Riau sebagai tuan rumah," kata Amiruddin. Untuk persiapan PON ke XII di Riau sendiri, menurutnya, pihak KONI Riau juga telah mempersiapkan beberapa cabang olahraga andalan. Yakni, atletik, angkat besi, binaraga, air modeling, senam, dayung, dan menembak. Sedangkan bidang sepak takraw menjadi andalan kedua di Riau setelah dalam pelaksanaan PON di Pelembang prestasi tim provinsi ini merosot ke urutan tiga. "Khusus sepak takraw kita jadikan cabang olahraga ini menjadi andalan kedua kita. Ini karena prestasi kita terus merosot. Saat di PON ke X di Palembang lalu, kita hanya urutan ketiga. Padahal sebelumnya dalam PON kita selalu urutan pertama," kata Amiruddin. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads