Makassar Bidik WRC 2009
Minggu, 17 Sep 2006 23:09 WIB
Makassar - Dua tahun berturut-turut dipercaya sebagai penyelenggara Asia PasificRally Championships (APRC), Makassar membidik penyelenggaraan World RallyChampionsip (WRC) di tahun 2009.Tahun 2005 bisa dibilang titik balik kebangkitan reli di Makassar. Soalnya untuk pertama kali Makassar dipercaya sebagai penyelenggara ajang reli berkelas internasional, yakni APRC. Sukses menyelenggarakan APRC tahun lalu, tahun ini Makassar kembali dipercaya sebagai tuan rumah seri keenam kejuaraan yang telah berlangsung sejak tahun 1998 itu.Dua tahun menyelenggarakan APRC, pasti banyak kendala yang dihadapi oleh penyelenggara. Namun ambisi besar, yakni untuk kembali mendatangkan WRC kembali ke Indonesia setelah tahun 1996 dan 1997 berani dipancangkan oleh penyelenggara.Bagaimana kiat penyelenggara reli terutama di Makassar untuk mendatangkan WRC ke Indonesia? Berikut perbincangan detiksport dengan Jeffrey JP, ketua penyelenggara APRC seri keenam yang sekaligus kejurnas reli seri ketiga di service park, Sungguminasa, Makassar, Minggu (17/9/2006).Bagaimana Anda menilai penyelenggaraan reli di Makassar tahun ini? Wah, kalau yang menilai saya pikir harusnya dari pihak luar. Kalau dari sisi penyelenggara, saya pikir kami merasa kurang terus karena kami yang menjalankan. Sepertinya hingga saat ini sampai special stage (SS) 11 (wawancara berlangsung sebelum lomba selesai-red) lancar. Mudah-mudahan sisa dua SS lagi bisa terselesaikan dengan baik sampai ceremonial finish dan pembagian hadiah.Menyoal kekurangan, kalau dari wartawan ada keluhan terutama mengenai fasilitas media center yang kurang memadai, misalnya koneksinya mati. Bagaimana Anda menanggapinya?Tahun lalu kami juga mengalami permasalahan ini (koneksi internet mati) dan tahun ini kami coba perbaiki. Tapi nggak ngerti kenapa perusahaan Telkom yg cukup besar itu selalu menjadi kendala, kendalanya terjadi pas pelaksanaan. Waktu persiapan sepertinya nggak ada kendala seperti itu.Tapi itu dijadikan pelajaran buat kita, saya pikir masih lebih baik dibandingin tahun lalu, tahun lalu nggak bisa sama sekali, sekarang hidup mati hidup mati. Kita juga meminta bantuan ke Indosat, tapi karena Telkom dan Indosat berkompetisi, Telkom tidak mengijinkan mencari back up daripada itu. Telkom pun dari pihak mereka antusias memperbaiki, tapi saya nggak ngerti kenapa masalahnya. Namun tetap itu jadi bahan evaluasi buat kita.Tahun 2009 Anda pernah mengatakan menargetkan WRC hadir di sini. Persiapan apa yang telah dan akan dilakukan untuk mewujudkan hal itu?Ya. Pertama, memastikan bahwasanya tahun 2007 Indonesia kembali menjadi APRC. Itu akan ditentukan bulan depan pada Working Group Meeting di Paris. Itu untuk menentukan kalender WRC dan APRC. Kemudian langkah berikutnya adalah mempersiapkan kalender tahun 2007 setelah mendapat kepastian jadwal dari WRC dan APRC. Tinggal pilih lokasinya yang mau diperbaiki yang mana, apakah akan tetap di Makassar atau daerah lain misalnya Medan.Lokasi reli yang dipersiapkan?Tetap Takalar dan Bili-Bili. Soalnya lokasi itu masih luas sekali, masih ada daerah yang belum pergunakan, dan masih bisa dikembangkan lagi. Kalau alternatif lain dengan konsep reli sekarang yang bersifat clover-leaf yaitu dengan adanya one stop service park. Itu tidak memungkinkan mencari daerah yang terlalu jauh dari service park itu. (mel/)











































