50 Atlet Dikirim ke Kuba
Senin, 02 Okt 2006 14:55 WIB
Jakarta - Sekitar 50 orang atlet, pelatih, dan ofisial dari cabang olah raga atletik dalam waktu dekat akan menyusul Chris John ke Kuba. Di sana mereka akan mempelajari dan berlatih teknologi olahraga."Yang akan dikirim antara lain atletik untuk nomer sprint, lompat dan lempar," kata Toho Cholik Mutohir, sekretaris menteri pemuda dan olah raga (2/10/2006).Hal tersebut disampaikannya pada wartawan usai mendampingi Mennegpora Adhyaksa Dault berkonsultasi dengan Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY), siang ini di Kantor Presiden, Jakarta.Toho menjelaskan, tidak semua cabang olahraga akan dikirim ke Kuba menyusul tinju dan atletik. Tapi hanya cabang olah raga prestasi yang menjadi unggulan. Pemerintah akan menginvetarisasi cabang mana saja itu, dan bisa jadi akan dikirim belajar ke negara lain."Mungkin yang jadi perhatian kita voli. Karena di Kuba prestasinya (olahraga bola voli) sudah mendunia. Anggar dan senam juga sudah mengajukan permintaan," sambungnya.Pengiriman lebih banyak atlet, pelatih, dan ofisial olahraga nasional ini menindaklanjuti kunjungan Presiden SBY ke Kuba beberapa waktu lalu. Sementara dipilihnya Kuba sebagai lokasi belajar mereka, karena biayanya yang relatif murah tapi dengan kualitas pendidikan olahraga yang sangat baik. Target jangka panjang dari itu semua adalah memperbaiki dan mengembangkan sistem menajemen olah raga nasional sehingga lebih mampu bersaing di tingkat dunia. Jangka pendeknya mendongkrak peringkat olah raga prestasi Indonesia, minimal tidak lebih buruk dari tahun lalu."Paling tidak untuk Sea Games 2007 posisi kita bisa lebih baik atau minimal sama dengan sebelumnya, peringkat 5. Tingkat persaingan amat ketat dengan Singapura dan Malaysia. Ini harus harus kita antisipasi," kata Adhyaksa. (asy/mel)











































