Thailand Kehilangan 'Doping Hot'

Jelang Asian Games 2006

Thailand Kehilangan 'Doping Hot'

- Sport
Jumat, 24 Nov 2006 16:19 WIB
Thailand Kehilangan Doping Hot
Jakarta - Kekuatan sepakbola Thailand di Asian Games mendatang mungkin akan sedikit berkurang. 'Doping' tradisional mereka, yang begitu "hot", dilarang masuk Doha, Qatar. Akibat ketiadaan 'doping' itu ofisial tim menjadi kalang-kabut dan mengkhawatirkan prestasi atletnya. "Kalau pemain kami tidak bisa makan, mereka akan kehilangan tenaga," ujar manajer tim Thailand Tawatchai Sajjakul.'Doping' apa yang dimaksud? Beberapa bahan makanan khas Thailand termasuk sambal pedas, yang seyogyanya mereka bawa sendiri dari Negeri Gajah Putih untuk menghadapi Asian Games bulan depan.Seperti dilansir AFP, Jumat (24/11/2006), kiriman beras, minyak ikan, dan sambal dari Thailand, yang jika dikumpulkan bisa memenuhi dua truk pick up, telah disita pihak bea cukai pemerintah setempat.Alasannya? Karena jumlahnya dinilai terlalu banyak, dikhawatirkan makanan yang dihasilkan terlalu pedas dan bisa mengganggu kesehatan mereka sendiri."Mereka bilang makanan dari Thailand bisa membuat pemain kami diare sehingga menjadi masalah bagi ofisial di sini," gerutu Sajjakul.Belum jelas 'doping' pengganti apa yang akan dikonsumsi atlet Thailand nanti. Paling tidak, yang mendapat keuntungan tetap warga mereka juga karena petugas memutuskan mengirimkan bahan-bahan makanan tersebut buat para pekerja Thailand yang ada di Qatar. (krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads