Berpeluh Demi Tanda Tangan

Berpeluh Demi Tanda Tangan

- Sport
Sabtu, 09 Des 2006 16:07 WIB
Sentul - Puluhan orang berpeluh di bawah tribun utama Sirkuit Sentul, Sabtu (9/12/2006). Beberapa di antaranya adalah anak-anak yang harap-harap cemas sambil memegang buku dan kaos. Demikian pemandangan sesaat sebelum sesi tanda tangan dengan para pembalap A1GP dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Temperatur udara yang cukup panas, juga tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk bertemu dengan pembalap jagoan mereka. "Saya lagi nungguin Neel Jani (pembalap A1GP Swiss)," kata Calvin, seorang bocah berkaca mata. "Nungguin Ananda Mikola juga, mau foto bareng," tuturnya. Calvin tentu saja tidak datang sendirian. Ia bersama sang ayah, yang ketika itu sedang sibuk mengutak-atik kamera digitalnya. Sama seperti ayah Calvin, seorang ibu bernama Wati juga ikut mengantar ketiga anaknya. "Ini yang cowok (menunjuk anaknya yang laki-laki) suka sekali ngliat balap mulai dari F1 sampai A1," ujar ibu tiga anak yang tinggal di Cimanggis ini. "Kalau yang perempuan (dua orang) ikut-ikutan saja tapi nanti mau foto sama Nanda," ungkapnya. Para orang tua yang mendampingi anak-anaknya tampak sangat bersemangat. Bahkan lebih bersemangat ketimbang anak-anaknya. Seorang ayah yang bekerja sebagai sopir untuk panitia rela berdesak-desakan demi mendapatkan tanda tangan pembalap buat anak-anaknya. "Waktu yang pertama (Februari) nggak ada acara seperti ini, kemajuan nih," ungkapnya. "Lumayan tanda tangan buat anak-anak saya. Kemarin pada nitip tanda tangan kalau ketemu pembalap," tuturnya. Meski harus berpeluh, para fans tampak antusias menyambut kehadiran pembalap. Namun setelah waktu mendekati pukul 14.00 WIB, satu per satu pembalap perwakilan dari seluruh tim yang mengikuti A1GP Indonesia itu meninggalkan tempat. Mereka buru-buru soalnya pukul 14.00 WIB mereka akan melakoni sesi kualifikasi. Moreno Soeprapto sendiri menjadi pembalap terakhir yang meninggalkan tempat itu. Namun karena sudah tertinggal rekan-rekannya, jadilah Reno dihujani dengan permintaan tanda tangan dan foto bareng sambil berlari-lari kecil. Duh, repotnya jadi orang tenar! (mel/ian)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads