Asian Games 2006
Review Catur INA di Doha
Sabtu, 16 Des 2006 00:00 WIB
Doha - Tim catur Indonesia gagal menyumbangkan medali dalam Asian Games 2006 yang mempertandingkan tiga nomor, yaitu catur cepat perorangan putra dan putri, serta catur klasik beregu. Namun target peringkat empat yang dibebankan KONI Pusat tampaknya sudah berhasil dipenuhi karena tercatat Irene Kharisma Sukandar di nomor catur cepat perorangan berhasil bertengger di peringkat 4-8.Ia berada di posisi tersebut bersama-sama MIW Atousa Pourkashian (2329, Iran), GMW Mekhri Geldyeva (2273, Turkmenistan), GMW Bathuyag Mongontuul (2383, Mongolia) dan MIW Olga Sabirova (2230, Uzbekistan). Akan tetapi berdasarkan tie-break jumlah rating lawannya, Irene jatuh di peringkat delapan dengan merebut 5,5 angka dari 9 babak. Sementara di nomor beregu juga terjadi hal serupa. Tim Indonesia merebut 16 angka, sama seperti yang diraih tim Kazakhstan dan sama-sama menduduki peringkat empat dan lima. Namun jika dihitung nilai tie-break-nya yang berdasarkan perhitungan Buchholz (jumlah angka seluruh lawan yang pernah dihadapi), maka Indonesia berada di peringkat lima walau hanya berbeda tipis satu poin, yaitu 134,5 poin, sedang Kazakstan 135,5 poin.Dari 16 angka yang direbut tim Indonesia, Susanto Megaranto menjadi topskor dengan menyumbang 7 angka dari sembilan babak. Ia hanya sekali kalah dari GM Wang Yue (Cina), mencetak 6 kali menang dan dua kali remis.Utut Adianto dan Irene Kharisma menyumbangkan 4,5 angka. Utut meraihnya dengan menang 3 kali, remis 3 kali dan kalah 3 kali, sementara Irene hasil menang 4 kali, remis 1 kali dan kalah 4 kali.Di babak terakhir nomor catur klasik beregu tim Indonesia mencetak kemenangan mengesankan 2,5-0,5 atas tim Uzbekistan yang diperkuat juara dunia FIDE 2004 GM Rustam Kasimdzhanov, Jumat (15/12) dinihari.Dalam rilis yang dikirimkan Humas PB Percasi Kristianus Liem kepada detiksport, Utut menahan remis Kasimdzhanov di papan satu, sementara Susanto di papan dua menundukkan GM Alexei Barsov, serta MIW Irene Kharisma di papan tiga mengalahkan MIW Olga Sabirova.Hasil mengesankan tersebut ternyata belum cukup untuk merebut medali perunggu sekalipun. Hal ini disebabkan Iran tampil luar biasa dengan mencukur tim Qatar 3-0. Iran akhirnya membukukan 16,5 angka dan merebut perunggu. Medali emas nomor catur klasik beregu ini secara meyakinkan direbut tim India dengan 22,5 angka, cukup jauh dari tim Cina yang merebut perak dengan 17,5 angka. (a2s/lom)











































