Kaleidoskop Olahraga Detiksport 2006 (Oktober)
Klimaks Dramatis F1 dan MotoGP
Senin, 25 Des 2006 12:06 WIB
Jakarta - Bulan Oktober menjadi saat-saat paling menentukan di Formua 1 dan MotoGP. Persaingan menuju juara dunia baru diketahui hingga seri terakhir, lewat kejadian-kejadian yang dramatis.Persaingan di Formula 1 semakin memanas. Pembalap Ferrari Michael Schumacher menjuarai GP Cina, Minggu (1/10/2006). Hasil ini membuatnya menyamai perolehan poin pembalap Renault Fernando Alonso, yang sempat memimpin 25 poin usai GP Kanada bulan Juni.Persaingan Schumi dan Alonso menjadi pemberitaan utama, sebab musim balap 2006 tinggal dua seri sisa. Ada suara yang berharap Schumi menyempurnakan pensiunnya, tetapi ada juga yang menilai Alonso lebih pantas menang.Perlahan tapi pasti Alonso menggeser peran Schumi. Salah satu contoh yakni menjadi direktur Grand Prix Driver Association.Namun suasana tidak nyaman menyelimuti Alonso menjelang GP Jepang di Suzuka. Pembalap Spanyol itu menuding kru Renault tidak serius mendukung, karena dirinya bakal pindah ke McLaren Mercedes musim depan. Pihak Renault langsung membantah, dan menuding media salah mengartikan pernyataan pembalapnya.Ketegangan ini ternyata tidak mempengaruhi persiapan Renault dan Alonso yang kemudian juara di GP Jepang. Kemenangan ini terasa sangat berarti karena rivalnya Schumi gagal finis. Pelung Alonso untuk mempertahankan gelar pun sangat besar, hanya butuh satu poin di seri terakhir GP Brasil.Tidak hanya gelar pembalap, di nomor konstruktor Ferrari dan Renault juga cukup ketat. Akibatnya tiket seri pamungkas di Brasil sold out.Hari-hari menjelang akhir musim yang juga merupakan penampilan terakhir Schumi sebagai driver di F1, isu-isu panas bermunculan. Ada yang mencoba membanding-bandingkan pembalap Jerman itu dengan legenda Ayrton Senna, sampai mengungkit kembali insiden akhir musim 1994 dan 1997, saat Schumi menabrak Damon Hill dan Jacques Villeneuve di seri paling menentukan.Namun dukungan untuk Schumi tetap besar. Bahkan Ferrari berusaha menciptakan suasana perpisahan yang terbaik, termasuk akan memberikan Kado yakni mobil 248F1 yang digunakannya sebagai tanda terima kasih.Saat klimaks, ternyata tidak ada kejutan. Pembalap Ferrari Felipe Massa menjadi juara di Brasil. Tetapi gelar juara dunia tetap milik Alonso yang finis kedua, sementara Schumi hanya finis keempat.Karir balapan Schumi pun berakhir dengan tujuh kali menjadi juara dunia F1 dan sederet rekor lainnya. Tidak hanya pembalap andalannya, Ferrari juga ditinggal Direktur Teknik Ross Brawn.Musim 2006 menjadi kegagalan total bagi McLaren yang tidak meraih satu pun gelar seri. Sementara produsen ban Michelin untuk kali kedua mundur dari F1, menyusul kebijakan satu ban yang ditetapkan FIA.Persaingan ketat juga terjadi di MotoGP. Pada bulan Oktober, masih ada dua seri yakni Portugal dan Valencia dengan Nicky Hayden sebagai pemimpin klasemen, mengungguli juara bertahan Valentino Rossi.Namun saat balapan di Estoril Hayden bernasib sial, tabrakan dengan rekan setimnya Dani Pedrosa. Masih mending Rossi tidak meraih poin maksimal, karena yang finis pertama ialah Toni Ellias. Meski demikian Rossi tetap menggeser posisi Hayden dengan keunggulan delapan angka.Di seri terakhir, Pedrosa berjanji membayar kesalahannya pada Hayden dengan mengincar finis satu-dua di depan Rossi. Tetapi hal ini tidak perlu, karena di Valencia giliran Rossi yang ditimpa malang.Pembalap Italia itu tergelincir di lap kelima karena kesalahannya sendiri. Meski bisa melanjutkan balapan, Rossi hanya finis di urutan 13. Sementara Hayden meski finis ketiga, akhirnya merebut gelar juara dunia MotoGP.Valencia juga menjadi saksi juara Superbike Troy Baylis menjadi juara seri MotoGP di balapan perdana comebacknya. Ini juga menjadi momen tersukses tim Ducati, karena podium kedua pun menjadi milik pembalapnya Loris Capirossi.Sementara dari arena golf, Tiger Woods semakin menunjukkan keperkasaannya. Pegolf Amerika Serikat itu menjuarai American Express Championship, yang merupakan gelar kedelapannya tahun ini. Sedikit merasa bosan, Woods mengumumkan niatnya untuk berlibur.Demikian juga di cabang tenis. Roger Federer tidak terhentikan, ditandai gelar Masters ke-12 yang diraihnya di Madrid. Tropi tersebut juga menjadi yang ke-10 dalam setahun ini.Di nomor tinju, Nicolay Valuev mengalahkan petinju Amerika Serikat Monte Barrett dengan TKO di ronde ke-11. Ini adalah kali kedua petinju Rusia dengan rekor 45-0 (33 KO) itu mempertahankan gelar kelas Berat WBA.Sementara berita dari olahraga nasional, pebulutangkis Indonesia meraih dua gelar di Jepang Terbuka yakni dari nomor ganda putra (Candra Wijaya/Toni Gunawan) dan campuran (Flandy Limpele/Vita Marissa). (lom/a2s)











































