SBY Serahkan Bonus untuk 50 Peraih Medali AG
Jumat, 19 Jan 2007 18:18 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan bonus kepada 50 orang peraih medali di Asian Games, Doha. Besaran bonus tersebut dari 50 juta hingga 400 juta.Lima puluh peraih medali yang menerima bonus terdiri dari dua orang peraih medali emas yang masing-masing menerima 400 juta, empat orang peraih medali perak meraih 200 juta, dan 44 peraih perunggu yang masing-masing mendapatkan 50 juta.Pada pemberian bonus yang diserahkan oleh SBY, medali emas diwakili oleh Ryan Lalisang dari cabang boling. Medali perak diwakili oleh Susyana Tjhan dari Wushu. Sedangkan medali perunggu diwakili oleh Umar Syarif dari karate."Saya mewakili pemerintah dan bangsa Indonesia mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada pimpinan, pengurus dan atlet yang telah berkerja keras di Doha. Keja keras mereka akan menjadi babak penting bagi pencapaian prestasi di masa datang," kata SBY acara penyerahan penghargaan kepada atlet peraih medali AG ke-15 di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat(19/1/2007).Sementara Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adyaksa Dault menambahkan bahwa pemberian bonus ini merupakan implementasi dari undang-undang olahraga no 3 tahun 2005. "Ini merupakan stimulasi bagi yang lain supaya bertanding sebaik-baiknya," ujarnya.Selain ke-50 peraih medali, pemerintah juga memberikan medali kepada juara dunia kelas terbang mini versi IBF M Rahman dan pencipta lagu patriot almarhum Melki Goeslaw. Masing masing diberikan bonus 50 juta diterima oleh Martinez Dos Santos (manajer Rahman) dan Yohana Goeslaw (ahli waris).Sementara itu menanggapi pemberian bonus, baik Susyana maupun Ryan menyambutnya dengan gembira. "Saya kira bonusnya cuma 50 juta ternyata lebih, uang bonus ini saya akan tabung buat mama dan papa," kata atlet Wushu ini. Sedangkan bagi Ryan bonus tersebut akan dijadikan modal. "Ini merupakan bonus terbesar yang pernah saya terima, sejauh ini juga hadiah terbesar yang pernah saya terima. Uang ini saya akan tabung untuk modal," tukas Ryan. (key/lom)











































