Asean Primary School Sport Olympiad
Mencari Awal Kebangkitan Olahraga Indonesia
Rabu, 21 Mar 2007 13:58 WIB
Jakarta - Bukan rahasia kalau pengembangan olahraga nasional tak bisa dilakukan secara instant. Dengan alasan itulah kemudian digagas event yang akan memberikan kesempatan bagi bibit muda berprestasi dalam sebuah kejuaraan yang bertajuk Asean Primary School Sport Olympiad (APSSO).Tak seperti event olahraga regional macam Sea Games atau Asean Games, APSSO memang sangat berbeda. Selain hanya diperuntukkan untuk pelajar sekolah di tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar, event yang bakal digelar di Jakarta November nanti juga hanya akan memperlombakan tiga cabang olahraga yakni sepakbola mini, catur dan bridge. Event yang digagas Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah bekerjasama dengan Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Indonesia (PORGAKI) ditujukan untuk memotivasi dan memajukan olahraga siswa di Asia Tenggara hingga muncul bibit olahraga yang handal di Asia Tenggara khususnya Indonesia."Ini kita buat memang diawali pemikiran kenapa (olahraga) kita terpuruk. Kita tahu pengembangan olahraga tak bisa instant, kalau masih saja begitu kita tak akan punya dasar fundamental yang kuat. Ini akan menjadi titik awal kebangkitan olahraga Indonesia," ungkap Ketua Umum Yayasan PORGAKI yang juga ketua panitia penyelenggara, M Jusuf Rizal, kepada wartawan di Hotel Century Park, Jakarta, Rabu (21/3/2007).Sebagai pencetus, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertama APSSO. Rencananya event ini akan dijadikan acara tahunan dengan masing-masing negara bergantian menjadi penyelenggara. Diakui Jusuf Rizal, acara yang baru akan pertama digelar ini mendapat apresiasi positif dari negara jiran. Tercatat 10 negara (di luar Indonesia) memastikan ikut dalam event tersebut, mereka adalah, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, Filipina dan Timor Leste. (din/key)











































