PON XVII 2008
Kaltim Minta PON Diundur Hingga Juli 2008
Rabu, 11 Apr 2007 15:14 WIB
Jakarta - Keputusan Musornas KONI Pusat soal pengunduran PON XVII 2008 Kalimantan Timur disambut tuan rumah Kalimantan Timur. Panitia mengusulkan 6-18 Juli 2008 sebagai waktunya.Demikian hasil pertemuan KONI Pusat dengan Panitia PON VXII 2008 yang berlangsung di lt 12 Gedung Koni Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Dalam pemaparan Pelaksana Harian PON Kaltim, Syaeful Teteng, ada beberapa hal yang belum siap, diantaranya infrastruktur jalan, perlengkapan stadion utama, serta faktor penunjang lainnya yang cukup vital."Misalnya aja kursi di stadion utama belum tersedia, skoring board begitu juga, drainese dan lain-lain itu juga belum siap," demikian kata Syaeful Teteng kepada wartawan.Ditambahkan Ketua DPRD Kalimantan Timur Herlan Agus Salim, Kaltim juga belum siap dalam sisi keorganisasian. "Dengan seratus panitia inti dan tujuh wilayah termasuk Tarakan, di mana monitoring setiap daerah belum ketahuan. Pokoknya secara teknis belum siap seratus persen. Kita ada harus ada payung hukum untuk mengatur masalah seperti ini," kata Harlan.Telepas dari itu masalahnya juga muncul dari pendanaan. Diungkapkan Syaeful, kita masih butuh bantuan dari pemerintah Rp 250 miliar untuk merampungkan dan membantu pendanaan kegiatan nasional ini.Atas dasar itu, Yurnalis Ngayoh selaku Pelaksana Tugas Gubernur Kaltim mengatakan akan sangat riskan jika tetap dilaksanakan pada bulan April. "Kami siap-siap saja tapi karena ada beberapa hal tersebut yang telah kami paparkan," ujarnya "Tolonglah dipertimbangkan lagi karena ada tiga kesuksesan yang harus diraih, prestasi penyelenggaraan dan juga sukses sebagai event rakyat. Kalau salah satunya tidak sukses bagaimana," tukas Yurnalis. Namun waktu yang diusulkan oleh panitia juga menimbulkan keraguan karena itu berdekatan dengan Olimpiade 2008 di Beijing yang berlangsung bulan Agustus.Pengunduran PON 2008 yang diamanatkan oleh Musornas lalu, menjadi paling cepat bulan April dari waktu yang sebelumnya bulan Maret. Pengunduran itu sendiri terkait pendanaan di mana sebagian besar daerah di mana dana APBD baru cair pada bulan mei. Namun Musornas juga mengamanatkan supaya PON XVII tidak mengganggu mutasi atlet yang dilakukan pada bulan September. (key/lom)











































