Kemenpora Kebut Pelatnas 2 Multievent Tahun Ini

Kemenpora Kebut Pelatnas 2 Multievent Tahun Ini

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 21 Feb 2026 19:50 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melakukan konferensi pers di Kemenpora, Jakarta, Jumat. (24/10/2025).
Menpora Erick Thohir (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Jakarta -

Kemenpora bergerak cepat persiapkan Pelatnas dua multievent yang masuk dalam kalender prioritas tahun ini. Adalah, Asian Games dan SEA Games termasuk untuk multiajang khusus atlet difabel.

Pernyataan itu disampaikan Menpora Erick Thohir karena tak ingin persiapan Pelatnas terganggu dengan alasan pendanaan dan waktu persiapan yang singkat.

Apalagi, Indonesia juga baru terkena dampak dari aturan baru sepakbola di Asian Games 2026. Tim-tim sepakbola yang tampil hanya dikhususkan bagi negara-negara yang lolos Piala Asia U-23 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika mengikuti aturan tersebut,Indonesia dipastikan tidak bisa main di Asian Games 19 September hingga 4 Oktober mendatang,karena tidak lolos kualifikasi Piala Asia U-23.

ADVERTISEMENT

Adapun KOI melalui ketuanya, Raja Sapta Oktohari, masih menunggu jawaban dari OCA (Olympic Council of Asia)atas keberatan yang mereka ajukan. Semakin lama jawaban diperoleh maka akan berpengaruh pada Pelatnas Timnas Indonesia.

Lantas bagaimana Kemenpora menyikapinya?

"Kalau dari Kemenpora, memang kan fokus kami untuk tahun ini sebenarnya ada dua. Satu, persiapan Asian Games. Makanya Pelatnas segala, bahkan evaluasi nomor emas dari mana pun, sudah hampir selesai," kata Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Jakarta Pusat.

"Kami juga persiapkan buat SEA Games-nya (2027) karena tinggal satu setengah tahun. Kami tidak mau, misalnya persiapan-persiapan ini karena alasan dana, kita selalu jangka pendek."

"Nah, ini yang sekarang kami dorong, Asian Games dan SEA Games menjadi prioritas. Termasuk Asian Para Games juga menjadi prioritas," lanjutnya.

Untuk itu, Menpora berusia 55 tahun tersebut juga meminta kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memantau perkembangan yang terjadi, termasuk dinamika mengenai nomor yang dipertandingkan, mengenai kepanitiaan, termasuk persiapan LOC di Nagoya, Jepang.

"Dan Insyaallah kami juga akan berangkat ke Jepang, ketemu Bu Dubes untuk melihat seperti apa persiapannya nanti di Asian Games," kata Erick.

Tak cuma soal Asian Games, Erick menjelaskan, di Asian Para Games juga pihaknya sudah mulai berdiskusi terkait nomor-nomor tang akam dipertandingkan saat pertemuan dengan NPC Indonesia.

"Waktu kami bicara memang mereka masih juga menghitung nomor-nomor apa yang akan dipertandikan di Asian Para Games. Sedangkan ASEAN Para Games belum diskusi," tegasnya.

(mcy/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads