Ingin Tiru PSSI, Polo Air Dikaji Bentuk Asosiasi Sendiri

Ingin Tiru PSSI, Polo Air Dikaji Bentuk Asosiasi Sendiri

Mercy Raya - Sport
Minggu, 01 Mar 2026 07:10 WIB
Rakernas PB AI 2026, Sabtu (28/2/2026).
Anindya Bakrie (tengah) saat hadir dalam Rakernas PB AI 2026 di Jakarta. Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta -

Cabang olahraga polo air tengah dikaji untuk mendirikan asosiasi sendiri namun tetap di bawah Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI). Meniru futsal yang punya federasi sendiri (FFI) namun dalam naungan PSSI.

Hal itu menjadi salah satu putusan Rapat Kerja Nasional Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) tahun 2026. Pertemuan yang mengusung tajuk 'Konsolidasi dan Sinergitas Menuju Asian Games 2026' itu digelar di Jakarta, Sabtu (28/2) dan dihadiri 30 dari total 34 pengurus provinsi.

Ketua Umum PB AI Anindya Bakrie mengatakan ada beberapa hal yang disoroti dalam Rakernas kali ini. Selain mengapresiasi pembibitan yang sudah tampak dari hasil SEA Games 2025, Akuatik Indonesia juga ingin memperkuat dari sisi pelatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimana pelatih bisa berstandar internasional, mengingat di Akuatik Indonesia mempunyai relasi sangat baik dengan World Aquatics. Jadi bagaimana pelatih-pelatih ini bisa dilatih, baik yang di pusat untuk ke daerah, di daerah bisa ke pusat, yang pusat juga bisa mengaca kepada internasional," kata Anindya kepada pewarta.

ADVERTISEMENT

"Yang menarik di dalam Akuatik Indonesia bukan hanya renang tapi juga polo air, renang indah, loncat indah, serta open water swimming. Dan salah satu usulannya ialah mengkaji bagaimana polo air bisa menjadi asosiasi, tapi tetap di bawah federasi Akuatik Indonesia," tuturnya.

Anindya mengatakan hal ini perlu dilakukan mengingat polo air merupakan olahraga beregu. Saat ini, Indonesia memiliki 23 klub polo air.

"Sudah bisa dibilang sepak bolanya air. Jadi dibutuhkan perhatian khusus dan juga penanganan khusus daripada model untuk memastikan keberlanjutannya berjalan, termasuk dari sisi pembiayaan, pelatihan, dan lain-lain," ujarnya.

"Dan kita punya prestasi juga tidak jelek, bagus malah. Polo air Indonesia pernah menjuarai emas ya di (SEA Games) Filipina, terakhir berturut-turut kita dapat silver (2023 dan 2025). Nah, ini tentu menjadi suatu kajian yang serius ya," tutur Anindya.

(mcy/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads