Pereli Ini Bikin Honda Brio 'Menggila' di Kejurnas Sprint Rally 2026

Pereli Ini Bikin Honda Brio 'Menggila' di Kejurnas Sprint Rally 2026

Yanu Arifin - Sport
Kamis, 16 Apr 2026 23:00 WIB
fadil wijaya,honda brio,kejurnas sprint rally 2026,reli,mobil reli
Foto: Dok. Sprint Rally 2026
Deli Serdang -

Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026 menghadirkan kejutan. Ada pereli yang bikin Honda Brio menggila melawan pesaing lain, bahkan juara.

Dia adalah Fadil Wijaya, yang bertandem dengan Awang Dedy. Keduanya berhasil menembus sengitnya pertarungan di seri pertama Kejurnas Sprint Rally 2026 di Sport Center Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Tidak seperti pereli kebanyakan yang memacu mobil 4WD, Fadil justru memacu Honda Brio, yang sudah dimodifikasi sesuai regulasi di ajang tersebut. Pereli asal Kalimantan Timur itu meraih hasil impresif, dengan masuk ke dalam rangkaian 20 besar pereli tercepat akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bicara spesifikasi Honda Brio-nya, city car yang disulap Fadil ini dijejali mesin Honda Jazz berkubikasi 1.5 liter. Mobil itu juga menggunakan suspensi Aragosta, yang disetel Whooosah Tuning bersama Arce Meyer.

Hasilnya, Fadil punya torehan waktu dalam dua leg mencapai 21 menit 45,6 detik. Di Spesial Stage pertama, catatan waktunya 5 menit 28,8 detik, kemudian di SS kedua menjadi lebih tajam, yakni 5 menit 24,1 detik.

ADVERTISEMENT

Sedangkan di SS ketiga, waktu yang dikemas adalah 5 menit 25,2 detik, sebelum ditutup di SS keempat dengan waktu 5 menit 27,5 detik.

Ini menjadi istimewa, sebab di seri pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026, Fadil juga sempat turun di Kelas F.3 (2WD). Mobil yang dipacu Fadil juga berpenggerak dua roda (2WD) depan dengan kapasitas mesin 1.601 hingga 2.500 cc atau 1.400 turbo. Berbeda dengan pesaing di atasnya, yang didominasi mobil berpenggerak empat roda (4WD) serta RC yang mengantongi homologasi FIA Rally Car.

fadil wijaya honda brio kejurnas sprint rally 2026Fadil Wijaya juara kelas F.3 di Kejurnas Sprint Rally 2026 Foto: Dok. Sprint Rally 2026

Fadil bersama Awang pun menempati peringkat ke-18 dari 51 pereli yang ikut serta. Ia bersyukur bisa bersaing maksimal dengan setup miliknya.

"Kalau saya lihat mobil Brio ini perubahannya tidak banyak. Jadi memang untuk mesin dan suspensi itu masih mengandalkan setup tahun lalu dan sudah optimal. Karena dari evaluasi saya tahun lalu, setup ini sudah top banget," kata Fadil dalam keterangannya.

Di kelas F.3 sendiri, Fadil bisa juara. Perolehan ini menjadi torehan terbaiknya, sebab belum pernah menjadi yang terdepan meski selalu meraih podium.

"Tapi saya yakin dengan total keseluruhan 51 peserta. Saya memang memiliki target untuk bisa masuk 20 besar. Ini didasari karena saya yakin saat latihan catatan waktu saya konsisten. Dari latihan saya ngepush terus dan leading, jadi saya yakin bisa mengejar itu dan tugasnya adalah hanya mempertahankan saja," tambahnya.




(yna/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads