Pengurus Provinsi Indonesian Cycling Federation (ICF) DKI Jakarta menjadikan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 sebagai momentum evaluasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Mengusung tema Transformasi Menuju Jakarta Berprestasi, Rakerprov ICF yang digelar di Jakarta International Velodrome, diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan organisasi di tengah persaingan olahraga yang semakin kompetitif.
Ketua ICF DKI Jakarta Novian Herbowo mengatakan Rapat Kerja Provinsi ini menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai forum evaluasi terhadap program kerja yang telah jalankan, melainkan sebagai wadah untuk merancang strategi, menyusun kalender kegiatan ke depan. Selain tentu untuk memperkuat fondasi organisasi dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga sepeda di DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui Rakerprov ini, kami ingin memastikan ICF DKI Jakarta mampu menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan prestasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jakarta," kata Novian dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/4/2026).
Novian menjelaskan, dalam dua tahun terakhir atlet sepeda DKI Jakarta mencatat sejumlah prestasi, di antaranya meraih satu medali emas dan dua perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, serta meraih medali pada kejuaraan nasional dan internasional.
Namun begitu, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, seperti keterbatasan pendanaan, kebutuhan peningkatan infrastruktur, serta regenerasi atlet.
"Ke depan kita harus lebih fokus dan terarah. Peningkatan prestasi atlet menuju event-event besar seperti PON dan kejuaraan nasional maupun internasional harus menjadi prioritas utama," ujarnya.
"Kita juga perlu memperkuat sistem pembinaan berjenjang yang terstruktur dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi menjadi kunci. Kita harus membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta dan KONI DKI Jakarta, pihak swasta dan sponsor, serta klub/komunitas sepeda yang ada DKI Jakarta."
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan Rakerprov memiliki arti strategis dalam menentukan arah pengembangan balap sepeda Jakarta ke depan.
"Rakerprov ini harus menjadi ajang evaluasi yang konstruktif sekaligus menyusun program yang lebih terukur dan berorientasi prestasi," kata Andri.
Dispora DKI Jakarta, lanjut dia, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan melalui penyediaan sarana prasarana, peningkatan kualitas pelatih, serta program pembinaan berkelanjutan. Dalam Rakerprov tersebut juga terjadi perubahan struktur organisasi, yakni bergabungnya Sekretaris Dispora DKI Jakarta Zuhud Pana Graha sebagai Pengurus Antar Waktu yang menggantikan posisi Ketua Harian periode 2024-2028.
(mcy/rin)











































