Hasil SEA Youth Table Tennis 2026: Naufal Sumbang Emas untuk Indonesia

Hasil SEA Youth Table Tennis 2026: Naufal Sumbang Emas untuk Indonesia

Mercy Raya - Sport
Selasa, 21 Apr 2026 13:30 WIB
Indonesia meraih hasil positif di SEA Youth Table Tennis Championship 2026. Muhammad Naufal Junindra sukses mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih.
Foto: Dok : STTA (South East Asia Table Tennis Association)
Jakarta - Indonesia meraih hasil positif di SEA Youth Table Tennis Championship 2026. Muhammad Naufal Junindra sukses mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih.

Ajang SEA Youth Table Tennis Championship 2026 digelar di Pasir Ris Sports Hall, Singapura, pada 14-19 April 2026. Turnamen ini diikuti 140 atlet dari sembilan negara, yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Tim Indonesia menurunkan 16 atlet yang terdiri dari delapan putra dan delapan putri. Dari ajang ini, Indonesia membawa pulang satu medali emas dan empat medali perunggu.

Medali emas dipersembahkan Muhammad Naufal Junindra dari nomor Boys U-19 Singles. Sementara itu, empat medali perunggu diraih melalui nomor Girls U-19 Singles oleh Ni Ketut Maharani, serta dari nomor U-19 Mixed Doubles, Boys U-19 Doubles, dan Boys Team.

Perjalanan Naufal menuju podium tertinggi menjadi sorotan. Pada babak perempat final, ia tampil dominan dengan menundukkan wakil tuan rumah Singapura, Nicholas Tan, dengan skor telak 3-0.

Kemenangan tersebut menjadi pijakan penting yang mengantarkannya melaju hingga babak final. Lewat permainan yang konsisten, disiplin, dan penuh kepercayaan diri, Naufal akhirnya memastikan medali emas.

Di sektor putri, Ni Ketut Maharani juga menunjukkan performa impresif. Ia melaju ke semifinal usai mengalahkan wakil Thailand dengan skor 3-2 di perempat final, sebelum akhirnya mengamankan medali perunggu.

"Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan usia dini yang dilakukan secara konsisten mulai membuahkan hasil. Kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di level internasional," ujar Sekretaris Jenderal Indonesia Pingpong League (IPL), Yon Mardiono, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2026).

Yon menilai sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga tren positif.

"Kami melihat ada semangat baru dalam ekosistem tenis meja nasional. Jika seluruh pihak dapat terus berjalan dalam satu arah yang sama, saya optimistis prestasi tenis meja Indonesia akan semakin meningkat ke depan," ujarnya.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menilai capaian ini sebagai sinyal kebangkitan tenis meja Indonesia.

"Kabar baik datang dari cabang tenis meja. Setelah sempat menghadapi berbagai tantangan, tenis meja berhasil meraih medali perak dan perunggu di SEA Games Thailand 2025. Bahkan, Naufal yang meraih perunggu kembali meraih emas di ajang SEA Youth di Singapura. Ini menjadi sinyal positif kebangkitan tenis meja Indonesia," ujar Okto.

Menurut Okto, kebangkitan ini tidak terlepas dari perbaikan tata kelola organisasi.

"Harapannya, tidak hanya prestasi yang meningkat, tetapi juga tata kelola organisasi semakin baik. Kita perlu meninggalkan isu dualisme dan fokus pada satu tujuan bersama, yaitu mengantarkan prestasi terbaik Indonesia di panggung dunia," tegasnya. (mcy/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads