Joshua Franklin didaulat menjadi Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta. Dia berharap dapat membawa olahraga itu berprestasi di level internasional.
Dia terpilih dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov), Sabtu (25/4) di Gedung KONI DKI Jakarta. Dalam sambutannya, Joshua mengatakan Jakarta harus menjadi barometer hanball di Indonesia untuk pentas dunia. Untuk mencapainya, ABTI DKI akan menggandeng semua pihak.
"ABTI DKI akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan PB utuk mengharumkan Jakarta dan Merah Putih ke tingkat International. Berkolaborasi secara effektif dengan Pengurus Kota dari Jakbar, Jakpus, Jaksel, Jaktim, Jakut serta Kab Pulau Seribu," ujar Joshua dalam rilis kepada detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joshua berjanji akan menjadikan Pengprov ABTI DKI sebagai rumah besar kepada seluruh pecinta olahraga bola tangan (handball).
"Saya mohon doa kepada semua pihak. Cita-cita besar ini harus melibatkan semua pihak," terangnya.
Pada PON di Aceh-Sumut, ABTI DKI Jakarta yang dipimpin Saiful Bahri mampu mengawinkan medali emas (putra-putri). Joshua ingin mempertahankan itu di PON 2028.
"Saya yakin dengan dukungan semua pihak dan kolaborasi yang nyata akan mampu menghasilkan prestasi yang gemilang," paparnya.
Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, berharap seluruh Pengprov ABTI terus berpacu melahirkan atlet berprestasi di berbagai level, mulai daerah hingga internasional.
Dia menegaskan pentingnya organisasi yang solid sebagai fondasi peningkatan prestasi atlet.
"Melalui roda organisasi yang solid, pembinaan prestasi atlet meningkat. Dengan begitu persaingan di Kejurnas maupun PON lebih meningkat untuk menghasilkan atlet berprestasi yang nantinya masuk tim inti Pelatnas menuju event internasional," papar Zulfydar.
Zulfydar juga mengapresiasi kepemimpinan Syaiful Bachri yang sukses membawa tim bola tangan DKI Jakarta menjadi juara umum PON XXI Aceh 2024.
Tak hanya itu, kontribusi Jakarta juga terlihat saat Indonesia meraih peringkat ketiga SEA Games Thailand, dengan sembilan atlet dan dua pelatih berasal dari ibu kota.
PB ABTI telah menyiapkan sejumlah agenda pembinaan, mulai dari Kejurnas pelajar di Surabaya, Kejurnas senior di Medan, hingga PON Olahraga Pantai di Jakarta.
(mrp/raw)











































