Perjalanan Megawati Mulai dari Klub hingga Jadi Langganan Timnas Voli

Perjalanan Megawati Mulai dari Klub hingga Jadi Langganan Timnas Voli

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 02 Mei 2026 14:50 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi gabung ke PBV Petrokimia Gresik
Foto: Dok. Istimewa/PBV Petrokimia Gresik
Jakarta -

Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan mundur dari Timnas voli Indonesia. Opposite andalan Merah Putih itu berencana mengembangkan karier profesionalnya.

Pernyataanya ini tentu mengejutkan mengingat Timnas merupakan salah satu level tertinggi perjalanan karier seorang atlet di tingkat nasional.

Tapi Megatron, julukannya, justru membuat keputusan tersebut. Pada 27 April lalu, ia memberikan surat resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal namanya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil pemusatan latihan nasional (Pelatnas) guna persiapan menghadapi sejumlah ajang internasional.

"Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan," bunyi pernyataan Mega dikutip dari akun sosial media Indonesian Volleyball.

ADVERTISEMENT

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi tentu sangat diharapkan mengingat kemampuan dan pengalamannya di olahraga voli. Bukan tak mungkin bakal memberikan dampak positif bagi pencapaian-pencapaian Timnas Indonesia diajang-ajang internasional ke depan.

Lantas seperti apa perjalanan Megawati sebelum resmi mundur dari Timnas voli Indonesia?

Megawati merupakan atlet kelahiran Jember, 20 September 1999. Ia memulai kariernya sebagai atlet voli sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ia menjalani karier voli dari nol dengan mengikuti pembinaan bersama Bank Jatim, dan secara resmi menjadi anggota klub Surabaya Bank Jatim pada Agustus 2013. Mega bahkan masuk Livoli Divisi Utama pada 2015 dan 2022 bersama klubnya tersebut.

Sampai akhirnya dia juga dapat kesempatan tampil di kompetisi tertinggi di Indonesia Proliga, namun dengan klub lain, hingga bertanding di luar negeri, termasuk memperkuat tim Jungkwanjang Red Sparks, Korea Selatan.

Mega juga sempat bergabung dengan klub BBSK pada Agustus 2025. Sayang, kerja sama itu berakhir cepat. Pada Oktober mereka sepakat untuk pisah jalan.

Sepanjang perjalanan kariernya di klub, Mega juga tak jarang dipanggil untuk membela Timnas. Baik di single event seperti Asian Challenge Cup, ASEAN Grand Prix, VTV Cup, maupun multievent seperti SEA Games.

Bersama Timnas, pemain dengan tinggi tubuh 185 cm ini sukses mengoleksi sembilan medali perak dan perunggu. Dia pertama kali memperkuat Timnas di SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

Kala itu, dia sukses mendapatkan medali perak. Sejak itu, dia hampir tak pernah absen dalam multi ajang olahraga itu hingga terakhir kali di SEA Games Thailand 2025. Mega dan kawan-kawan harus puas dengan perolehan medali perunggu.

Megawati Hangestri PertiwiMegawati Hangestri Pertiwi sempat berlaga di Korea Selatan bersama Red Sparks (Foto: dok Red Sparks)

Hasil yang sama dengan pencapaian Timnas voli putri sebelum di SEA Games 2019, 2021, dan 2023. Sedangkan di single event, Megawati Hangestri Pertiwi dan rekan-rekannya merebut medali perak di ASEAN Grand Prix 2019 dan merebut perunggu pada tiga tahun setelahnya.

Dia bahkan mendapat predikat sebagai Best Opposite Hitter dalam 2nd Asean Grand Prix yang berlangsung di tahun 2022.

Kini, Megawati benar-benar mundur dari Timnas. Sementara Timnas voli Indonesia saat ini sudah ditunggu jadwal padat kejuaraan, antara lain AVC Nation's Cup for Women 2026, 6th SEA V League for Women, dan AVC Continental Cup for Women.Selain itu juga ada multievent seperti Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, serta SEA Games 2027 di Malaysia.

"Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini," ucap Megawati.

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads